Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS properti di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terus berkembang. Kondisi itu dibarengi dengan bermunculannya perumahan-perumahan baru yang menggaet berbagai segmen pasar konsumen.
Terlebih, saat ini pembangunan jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) terus berprogres. Salah satunya penyelesaiannya Tol Bocimi Seksi II ruas Cigombong-Cibadak yang belum lama ini diresmikan Presiden RI, Joko Widodo.
Para pengembang perumahan pun menyambut baik terus berprogresnya pembangunan Tol Bocimi. Bagi mereka, hadirnya jalan tol sangat berpengaruh terhadap animo masyarakat memiliki hunian.
Baca juga : Tol Cigombong-Cibadak Diresmikan, Presiden: Jakarta-Sukabumi Jadi 2 Jam
Seperti yang dilakukan Setiabudi Land, pengembang perumahan yang cukup eksis membangun kawasan perumahan di Sukabumi. Saat ini perusahaan itu sedang membangun Perumahan Qianna Residence 2 di Jalan Ciandam Kelurahan Cibeureum Hilir Kecamatan Cibeureum.
Di lokasi itu ke depan bakal dikembangkan kawasan perumahan di lahan seluas 5 hektare. Lokasinya sangat strategis karena nanti berdekatan dengan exit Tol Bocimi.
Baca juga : Rencana Kenaikan Tarif Tol Jagorawi
Direktur Marketing Setiabudiland, Iwan Risdianto, menjelaskan adanya jalan tol di Sukabumi menjadi salah satu keuntungan bagi pengembang perumahan. Sebab, diprediksi bakal banyak warga luar daerah yang berminat memiliki hunian di Sukabumi.
"Kalau kami melihat potensi. Nah, adanya jalan tol, apalagi jika sudah sampai ke Sukabumi, akan banyak warga luar daerah yang memiliki tempat tinggal di Kota Sukabumi. Ini tentu jadi peluang," kata Iwan, Rabu (16/8).
Di kawasan Perumahan Qianna Residence 2 disiapkan sebanyak 200 unit. Sedangkan pada pembangunan tahap pertama, sebanyak 104 unit rumah sudah sold out.
"Selain nanti dekat dengan exit Tol Bocimi, kawasan Perumahan Qianna Residence 2 berdekatan dengan rencana perpindahan pusat pemerintahan Kota Sukabumi ke Cibeureum serta dekat dengan Jalan Lingkar Selatan. Ini jadi keuntungan memiliki rumah di Qianna Residence 2," terangnya.
Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Dengan lokasi yang strategis, lanjut Iwan, harga per unitnya dijual kisaran Rp386 juta-Rp500 juta bertipe 30, 36, dan 45 sangat rasional.
"Ada berbagai fasilitas yang ditawarkan seperti playground, sarana ibadah, dan fasilitas lain," pungkasnya. (Z-4)
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved