Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN Petani di Brebes, Jawa Tengah, mendekakriskan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Deklarasi berlangsung di
Desa Seasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu
(30/7) malam.
Deklarasi ini difasilitasi simpul relawan Anies Baswedan, dan Laskar Angkatan Muda Anies Baswedan (Laskar AMAN). Melalui Laskar AMAN, para pejuang pangan di Brebes ini menginginkan Anies Baswedan terpilih menjadi Presiden 2024.
Ketua Umum Laskar AMAN, Ervan Tou, menyampaikan pihaknya diminta mewadahi kegiatan ini, sehingga mudah disampaikan kepada Capres yang diusung Partai NasDem, PKS dan Demokrat tersebut.
"Kami diminta untuk menyampaikan aspirasi para pejuang pangan di Brebes. Aspirasi mereka tentu sangat layak mengingat ada banyak persoalan yang dialami petani di Kabupaten Bres dan di Jawa Tengah pada umumnya. Dengan harapan ketika Pak Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia aspirasi ini bisa ditindaklanjuti," ujar Ervan.
Ketua Laskar AMAN Jawa Tengah, Slamet Sudarso, mengatakan, suara petani di Jawa Tengah sangat penting. Mengingat kebutuhan mereka di daerah sangat banyak.
Slamet menjelaskan banyak keluhan petani di Jawa Tengah yang selama
ini belum diperhatikan secara maksimal oleh pemerintah. "Untuk itu, dukungan kepada Anies Baswedan bukan tanpa alasan. Dukungan
para petani di Brebes dan Jawa Tengah pada umumnya sebagai bentuk apresiasi dan komitmen agar setidaknya jika Pak Anies Baswedan terpilih, aspirasi mereka bisa ditangani dengan baik," ujar Slamet.
Anies peduli
Dalam deklarasi ini, para petani yang hadir menyampaikan persoalan yang mereka alami selama ini. Mereka banyak berharap agar mantan Gubernur DKI Jakarta itu nantinya peduli dan memerhatikan aspirasi petani.
"Harapan tersebut mereka sampaikan secara terbuka agar Capres Anies
Baswedan nantinya dapat menangani dengan baik melalui kebijakan yang
berdampak positif untuk kesejahteraan petani," terang Slamet.
Koordinator Petani Brebes, Duklas, menyebut persoalan yang paling urgen
yang dialami adalah kelangkaan pupuk. Kemudian bibit yang tidak diperoleh semua petani.
Ia berharap pemerintah yang akan datang bisa memberikan
bantuan dengan rasa keadilan untuk semua petani. (N-2)
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved