Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PELESTARIAN ekosistem terumbu karang di Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Lampung mendapatkan perhatian khusus dari Komunitas Nelayan Pesisir (KNP).
Mereka mengadakan edukasi dan penanaman terumbu karang diikuti pemberian bantuan kaca mata selam bagi para nelayan di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus.
"Jadi, tujuannya bagaimana mengedukasi warga di sini. Memberikan mereka pengetahuan betapa pentingnya menjaga ekosistem laut. Terutama, dari terumbu karang itu sendiri," kata Koordinator Wilayah KNP Lampung, Miftahul Lutvi.
Baca juga : Bantu Kembangkan Usaha Sampingan, Sukarelawan Ini Beri Pelatihan Membuat Roti di Lampung
Keberadaan terumbu karang di Teluk Kiluan selama ini dinilai tak hanya berfungsi sebagai rumah bagi berbagai jenis ikan tapi juga menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan dalam dan luar negeri.
Kawasan tersebut dikenal luas lantaran banyak lumba-lumba dan paus yang kerap muncul ke permukaan laut. Keindahan alam bawah lautnya menjadi tujuan olahraga selam bagi para pengunjung.
Baca juga : Komunitas Hyundai Creta Gelar Cresna Meetup 2023: Mengejar Prambanan
Fenomena tersebut, menurut Lutvi, menunjukkan ekosistem laut yang masih terjaga karena kelestarian terumbu karang di permukaan lautnya. Untuk itu, keberadaan terumbu karang pun perlu ditambah.
"Untuk manfaat terumbu karang, yang pertama itu menjaga ekosistem laut. Sehingga, ketika ekosistem laut terjaga maka hewan yang ada di laut akan terjaga ataupun ada pertumbuhan dari hewan-hewan yang lainnya. Sehingga, mereka tidak kehilangan rumah karena terumbu karang ini termasuk rumah bagi para penghuni laut," tuturnya.
Pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten diharapkan akan menambah populasi ikan sehingga hasil tangkapan nelayan pun menjadi lebih banyak lagi.
Melihat manfaatnya yang besar bagi pelestarian lingkungan hingga perekonomian setempat, warga pun antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digagas para sukarelawan KNP Lampung kali ini.
Kegiatan kali ini diawali dengan pengambilan bibit terumbu karang dari dasar laut oleh sejumlah anggota KNP Lampung bersama warga. Bibit terumbu karang itu pun dipotong dalam ukuran kecil-kecil.
Selanjutnya, bibit terumbu karang diikat pada kerangka berbentuk segi empat yang terbuat dari rangkaian pipa air. Selain pipa, kerangka tersebut juga bisa dibuat dari bahan besi.
Terakhir, bibit terumbu karang diangkut perahu dan ditenggelamkan kembali ke dasar laut yang belum banyak memiliki terumbu karangnya. Lutvi mengatakan, terumbu karang yang ditanam akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Salah seorang warga Desa Kiluan Negeri, Johan mengapresiasi inisiatif para sukarelawan KNP Lampung karena tujuan dan manfaatnya yang akan dirasakan langsung oleh warga.
"Jadi, sangat positif sekali tanggapannya. Sangat membantu sekali untuk menjaga ekosistem apalagi daerah Teluk Kiluan ini adalah daerah konservasi jadi kegiatan ini sangat mendukung sekali lingkungan di sini," ujar Johan. (Z-5)
KECERDASAN buatan (AI) kini melampaui sekadar asisten digital atau pengolah teks.
Kerentanan di perairan Raja Ampat salah satunya karena ketidakakuratan peta navigasi elektronik global (ENC) yang sering gagal memotret profil terumbu karang yang dinamis.
Studi terbaru mengungkap terumbu karang bertindak sebagai "konduktor" yang mengatur ritme harian mikroba laut, melampaui perubahan musiman.
PHE WMO melakukan konservasi terumbu karang melalui metode transplantasi karang menggunakan kubah beton berongga, yang merupakan modul pertama di Indonesia dan telah mendapatkan Hak Cipta.
Peneliti Universitas Queensland memperingatkan Great Barrier Reef akan mengalami penurunan terumbu karang yang cepat sebelum 2050 akibat pemanasan global.
Terumbu karang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem laut. Upaya PT IMIP dan CTC menjadi aksi nyata mendukung konservasi Pulau Sombori.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved