Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Denpasar, Bali, gencar menggelar pasar murah dalam
upaya menekan laju inflasi serta dalam mempermudah masyarakat dalam
memenuhi kebutuhan akan bahan pokok menjelang Hari Idul Fitri.
Pasar murah yang digelar di Kelurahan Ubung, Sabtu (16/4) itu langsung diserbu masyarakat. Dalam hitungan jam bahan pangan pokok yang disediakan habis terjual.
Bahan pangan pokok yang dijual terdiri dari beras, minyak goreng, telur, bumbu dapur, buah-buahan, tahu dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara yang hadir dan juga ikut membeli
beberapa makanan produk UMKM lokal seperti cendol, salad buah, jajan
dan beberapa makanan lainnya langsung dibagikan kepada masyatakat yang
datang berbelanja di pasar murah ini.
"Ini merupakan salah satu upaya dalam menstabilkan harga bahan pokok
serta menekan angka inflasi di kota Denpasar. Selain itu juga menjaga
ketersediaan stok bahan pangan pokok menjelang Lebaran," ujarnya.
Dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan pasar murah ini karena harga-harga yang ditawarkan lebih murah.
Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menambahkan pada
hari terakhir kegiatan pasar murah menghabiskan 500 kg beras. Pihaknya bekerja sama dengan Bulog. (N-2)
PERUMDA Pasar Jaya memastikan kesiapan stok pangan serta menggandakan pelaksanaan pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
PEMKAB Cilacap, Jawa Tengah siap menggelar pasar murah pada saat Ramadan tahun ini.
komoditas yang kini menjadi perhatian utama adalah cabai. Harga cabai rawit merah tercatat Rp61.166 per kilogram atau mengalami penyesuaian kecil sekitar 0,55 persen.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggencarkan program Pasar Murah sebagai upaya konkret menekan fluktuasi harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.
Kami telah menggelar GPM di seluruh daerah di Jawa Tengah sebanyak 2.436 kali dengan total omzet mencapai Rp45,7 miliar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved