Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN pelajar dan generasi muda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,
mengikuti pesantren kilat bertepatan Ramadan. Kegiatan yang digelar
Polres Sukabumi itu dimulai sejak Jumat (31/3) petang diawali dengan
upacara pembukaan di halaman kantor Polres Sukabumi di Palabuhanratu.
Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Maruly Pardede menyebutkan kegiatan itu merupakan bentuk tindak lanjut hasil rapat koordinasi antarinstansi yang digelar belum lama ini. Polres Sukabumi bersepakat
mengimplementasikannya dalam bentuk kegiatan pesantren kilat.
"Kami mengambil tema pesantren kilat ini yaitu Polisi Sahabat Pelajar dan Generasi Muda. Ini agar bisa lebih mendekatkan diri," kata Maruly.
Terdapat 60 orang peserta yang mengikuti kegiatan pesantren kilat. Para
peserta akan menjalani pesantren kilat hingga Minggu (2/4).
"Pesantren kilat ini kami titik beratkan kepada materi pembinaan spiritual dengan nilai-nilai agama sesuai kondisi saat ini yang bertepatan bulan suci Ramadan," ungkapnya.
Maruly berharap para peserta bisa memanfaatkan materi yang diberikan selama kegiatan. Pada kegiatan itu melibatkan para mentor yakni Bintara Remaja anggota Satuan Samapta Polres Sukabumi.
"Manfaatkan waktu yang singkat ini untuk menimba ilmu. Setelah selesai mengikuti pesantren kilat ini, kami harapkan para pelajar dan generasi muda di Kabupaten Sukabumi lebih bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (N-2)
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
POLRES Sukabumi menangani kasus kematian anak Nizam Syafei anak yang diduga meninggal karena kekerasan dari ibu tirinya. Ibu korban minta ayahnya ikut diproses hukum akibat kelalaian
Salah satu pemicu terjadinya kekerasan yang merenggut nyawa Nizam adalah kegagalan memproses hukum laporan-laporan kekerasan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved