Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengimbau para pelaku ekonomi kreatif, khususnya yang berada di Lombok Tengah harus mampu menangkap peluang agar bisa memajukan produk-produk kreatifnya, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri program Kelana Nusantara yang diadakan di Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (5/3).
“Di tahun 2023 ini Lombok dan NTB akan lebih besar perannya karena sekarang Kemenparekraf lagi menggagas jalur penerbangan langsung ke Lombok," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Senin (6/3).
"Bukan hanya dari Kuala Lumpur dan Singapura, tapi ingin dibuka penerbangan dari Bangkok dan Manila. Ini adalah 4 pasar besar dan satu lagi dari Vietnam," ujarnya.
"Karena Lombok ini sudah semakin meningkat jumlah wisatawan sejak acara MotoGP. Oleh karena itu, mereka (para wisatawan) juga membutuhkan produk-produk ekonomi kreatif yang representatif, yang bisa menjadi penggerak ekonomi dan menciptakan lapangan kerja," jelas Menparekraf.
Baca juga: Menparekraf Dukung Hadirnya Creative Hub di NTB
"Apalagi di 2024 targetnya adalah bisa menyerap 4,4 juta lapangan kerja dari sektor parekraf. Maka dari itu para pelaku ekonomi kreatif harus mampu menangkap peluang, baik menyediakan ruang, maupun meningkatkan kualitas produk-produknya,” ujarnya.
Ia juga berharap dengan adanya program Kelana Nusantara yang didesain untuk lebih banyak berdiskusi dengan para pelaku ekonomi kreatif, maka Kabupaten Lombok Tengah yang sudah menjadi bagian dari destinasi super prioritas bisa membangun ekosistemnya.
Sebab ekonomi kreatif yang kuat itu perlu nemiliki ekosistem yang baik mulai dari segi suplai hingga demand-nya seperti mulai dari pelakunya, bahan bakunya, pelatihannya, pendampingannya, pembinaannya, pembiayaannya, dan akses ekspornya.
Dari ekosistem itulah nantinya dapat mendorong sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Tengah bisa menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah.
Selain menjadi tulang punggung ekonomi kreatif daerah, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Haryanto juga memastikan Lombok Tengah sejatinya merupakan bagian penting dari pengembangan ekonomi kreatif secara umum, bahkan tidak menutup kemungkinan kalau ke depannya Kabupaten Lombok Tengah akan ikut berjejaring.
“Kami memastikan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia, Lombok Tengah bisa mengajukan diri sebagai nominasi untuk berjejaring sebagai kota kreatif dunia atau yang dikenal UNESCO Creative Cities Network,” ucap Haryanto.
Salah satu syarat bila ingin berjejaring dengan UNESCO adalah sudah mengikuti PMK3I (Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia) dan Lombok Tengah sudah mengikuti uji coba tersebut sejak tahun 2021 serta sudah disepakati subsektor umumnya adalah kriya.
Kemudian Sandiaga Uno mengajak para pelaku ekonomi kreatif yang hadir pada acara Kelana Nusantara, lalu para stakeholder untuk bekerja sama dan bersinergi agar bisa memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya yang berada di Lombok Tengah.
“Mari kita gerak bersama (geber), gerak cepat (gercep), dan garap semua potensi online (gaspol) demi memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, agar dapat menciptakan lapangan kerja,” pungkas Sandiaga. (RO/S-4)
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved