Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 81 warga Dukuh Tegalrejo, Desa Bener, Kecamatan Wonosari,
Klaten, Jawa Tengah, mengungsi akibat permukiman mereka terendam banjir.
Banjir di Dukuh Tegalrejo akibat luapan Sungai Brambang. Ini terjadi
setelah wilayah Kabupaten Klaten diguyur hujan dalam durasi cukup lama.
Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau lokasi banjir dan mengunjungi pengungsi dengan mengendarai sepeda motor.
Banjir merendam permukiman warga Dukuh Tegalrejo mulai Kamis (16/2)
malam. Warga pun langsung diungsikan di rumah Sekretaris Desa Bener.
Dalam peninjauan lokasi banjir, Bupati Sri Mulyani didampingi Sekda
Jajang Prihono, sejumlah kepala OPD, dan jajaran BPBD Kabupaten Klaten.
Untuk menuju lokasi banjir, Sri Mulyani dan pejabat lainnya mengendarai
sepeda motor dengan dikawal warga dan relawan bencana BPBD Klaten.
Saat menemui warga pengungsi, Bupati Klaten meminta mereka untuk
bersabar dan berdoa agar bencana hidrometeorologi ini cepat berlalu.
"Mari kita berdoa semoga banjir di Dukuh Tegalrejo, Desa Bener, ini
cepat surut sehingga warga bisa kembali ke rumah masing-masing,�
katanya.
Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto, menyebutkan 81 orang warga yang terdampak banjir dan mengungsi di rumah Mulyono, Sekdes Bener. "JMereka terdiri dari 15 laki-laki, 59 perempuan, dan 7 balita atau anak di bawah lima tahun."
Banjir di Dukuh Tegalrejo akibat luapan Sungai Brambang yang bermuara di Bengawan Solo. Ketinggian air di permukiman warga mencapai 50-100 Cm.
"Evakuasi warga terdampak banjir dimulai Kamis (16/2) malam, dengan
melibatkan relawan bencana, BPBD, TNI, dan Polri," kata Nur Tjahjono.
(N-2)
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved