Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK relawan dan masyarakat penjaga hutan adat Posko Meratus melakukan penanaman pohon di kawasan ekowisata Pegunungan Meratus, Dusun Pantai Mangkiling, Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kegiatan yang bertujuan untuk memulihkan kerusakan kawasan hutan adat dan daerah aliran sungai (DAS), itu, dilakukan bekerja sama dengan Pena Hijau Indonesia, serta mendapat dukungan para pihak, di antaranya KPH Hulu Sungai, PT Telkomsel Regional Kalimantan, PT Adaro Indonesia dan Biji Kopi.
"Ini merupakan upaya kami untuk menjaga hutan adat yang sebagian dalam kondisi rusak, sekaligus peringatan dua tahun Posko Meratus," ujar Ketua Posko Meratus, Kasman, Minggu (29/1).
Jenis pohon yang ditanam antara lain tanaman bernilai ekonomi berupa pohon buah-buahan, kopi dan jenis pohon penguat bantaran sungai. Selain penanaman pohon, kegiatan bertajuk Lestarikan Hutan Adat Membangun Wisata Pedalaman ini juga ditandai dengan kegiatan bersih-bersih kawasan wisata desa Pantai Mangkiling dan air terjun Tumaung.
Selain itu juga digelar sharing session tentang jurnalistik bagi para pegiat wisata dan Pokdarwis di Hulu Sungai Tengah.
Kepala KPH Hulu Sungai, Rudiono Herlambang mengatakan DAS di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah merupakan DAS prioritas untuk dipulihkan. "Rehabilitasi DAS di wilayah KPH Hulu Sungai merupakan salah satu yang prioritas," tuturnya.
Pemerhati Lingkungan yang juga mantan Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Berry Nahdian Furqon menyatakan dukungannya atas aksi kelompok relawan dan masyarakat penjaga hutan adat Posko Meratus ini.
"Meratus wajib dijaga dan dilestarikan tanpa kecuali, sekaligus diberdayakan sebagai sumber ekonomi masyarakat lokal, salah satunya adalah pengembangan ekowisata selain sumberdaya lainnya dengan tetap memperhatikan keberlanjutan dan kelestariannya," tutur Berry.
Telkomsel Jaga Bumi
Vice President Corporate Communication Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan pihaknya melalui program CSR Telkomsel Jaga Bumi berkomitmen untuk terus menjalankan proses bisnis yang berkelanjutan dengan memanfaatkan seluruh aset teknologi terdepan dan ekosistem digital untuk keberlangsungan lingkungan.
"Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam menerapkan prinsip berkelanjutan yang mencakup Environment, Social and Governance (ESG) pada setiap proses bisnis perusahaan, sekaligus mendukung program pembangunan berkelanjutan pemerintah," ujarnya.
Program Telkomsel Jaga Bumi memiliki beberapa sub program, seperti Waste Management in Collaboration with PlusTik, Tahura Ngurah Rai Digitalization Support, dan Carbon Offset in Collaboration with Jejak In.
Kemudian Carbon Offset in Collaboration with Jejak In yang merupakan sebuah program guna mengajak pelanggan Telkomsel untuk menyeimbangkan dampak iklim dan mengkompensasi emisi yang mereka hasilkan dengan mengurangi CO2 (Karbon Dioksida). Upaya mengurangi jumlah CO2 ini diwujudkan melalui penghijauan (reforestation) dengan menanam ribuan pohon. (N-2)
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
PT Pertamina memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan menggelar program penghijauan berskala besar.
Sinar Mas Land menanam 160 pohon peneduh, meliputi pohon glodogan tiang, tabebuya kuning, dan flamboyan di sepanjang satu kilometer Jalan Raya Desa Cicayur, Kabupaten Tangerang.
Citra satelit menunjukkan Bumi lebih hijau sejak 1980-an, namun studi terbaru mengungkap paradoks penghijauan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved