Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG nelayan warga Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, tersambar petir saat melaut, Jumat (27/1) sekitar pukul 17.30 WIB. Nelayan bernama Gandi, 35, meninggal ditempat usai tersambar petir di atas perahunya di Perairan Batu Hiu, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Pangandaran, AKP Sugianto mengatakan, korban Gandi, 35, melaut bersama adik kandungnya Yanto, 31, dari Pelabuhan Bojongsalawe saat itu kondisi hujan. Setiba di perairan Batu Hiu pukul 17.30 WIB, keduanya langsung menurunkan jaring mencari ikan.
"Tiba-tiba datang petir menyambar korban, tubuh korban langsung kaku. Adiknya berusaha menolong tapi kondisi badannya tidak bergerak-gerak dan membawanya ke daratan," kata AKP Sugianto, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1/2023) pagi.
Ia mengatakan, setelah tiba di Pelabuhan Bojongsalawe korban dievakuasi oleh warga dan langsung dibawa ke rumah duka karena telah meninggal dunia.
"Korban sudah langsung dievakuasi warga dan nelayan menuju rumahnya, karena kondisinya sudah meninggal. Kami meminta agar para nelayan yang akan melaut perhatikan kondisi cuaca, dan jika hujan deras, angin kencang, petir, gelombang tinggi, jangan memaksakan untuk melaut karena berbahaya bagi keselamatannya," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Polres Padang Panjang Tetapkan Sopir Truk Tersangka Kecelakaan Beruntun
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Wisatawan menikmati berbagai pesona alam, main air, jetski, banana boat dan naik ATV.
Satuan Polairud Polres Pangandaran melibatkan Basarnas, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD, Tagana dan nelayan terus mencari korban dengan menggunakan dua jet sky, perahu boat dan 3 perahu jukung
Ketiga penerjun selamat setelah berhasil mendarat di bibir pantai, sedangkan dua korban di tengah lautan
Momen libur Nataru bersamaan dengan masa libur anak sekolah. Untuk itu, pemkab akan memprioritaskan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.
UR diduga kuat melakukan pencabulan terhadap lima orang remaja putri yang semuanya berusia 14 tahun
Diharapkan banyak member yang beralih ke kendaraan hybrid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved