Sabtu 07 Januari 2023, 21:05 WIB

Seorang Warga Cianjur Tewas Tertimpa Sisa Bangunan Terdampak Gempa

Benny Bastiandy | Nusantara
Seorang Warga Cianjur Tewas Tertimpa Sisa Bangunan Terdampak Gempa

MI/Benny
Bangunan rumah di Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat gempa magnitudo 5,6.

 

SEORANG warga Kampung Gunung Lanjung Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, atas nama Udan, 45, meninggal dunia akibat tertimpa sisa tembok rumah terdampak gempa yang sedang dibersihkan bersama warga lainnya pada Sabtu (7/1).
 
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, saat dihubungi di Cianjur, Sabtu, mengatakan pihaknya mendapat laporan ada warga yang tertimpa tembok setinggi 3 meter saat membersihkan sisa bangunan ambruk akibat terdampak gempa.
 
"Kami langsung mengirim petugas ke lokasi untuk melakukan pendataan, informasi dari warga jasad korban sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk divisum dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.
 
Informasi dari Ketua RT 04 Kampung Gunung Lanjung, Angga Nugraha, mengatakan sebelum tertimpa tembok bangunan korban bersama beberapa orang warga sedang membersihkan puing rumah milik tokoh setempat dengan cara meruntuhkan tembok bangunan terdampak gempa yang tersisa.


Baca juga: Gudang Tiner di Semarang Terbakar

 
Saat warga lainnya beristirahat, korban masih terlihat memahat tembok yang akan diruntuhkan karena takut menimpa warga atau orang yang melintas. Selang beberapa saat terdengar dentuman cukup kencang dari tembok yang dirobohkan korban.
 
"Kami melihat tembok sudah ambruk dan menimpa tubuh korban yang terjatuh ke dalam selokan. Kami bersama warga lainnya berusaha mencari tubuh korban yang kembali tertimpa tembok yang ambruk ke dalam selokan sedalam dua meter," katanya.
 
Selang 15 menit, jasad korban berhasil dievakuasi dari dalam selokan dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur, karena saat ditemukan kondisi korban mengalami luka parah di bagian rahang dan tulang kepala patah.
 
"Jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah korban," katanya.
 
Sebelumnya, tambah Angga, ada alat berat dari dinas untuk membersihkan puing bangunan, namun sejak beberapa hari sudah tidak ada lagi, sehingga warga bersama korban membersihkan puing bangunan dengan cara manual. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

dok.ist

Burhan Zainuddin Ajak Optimalkan Kacang Mete Buton Tengah

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:30 WIB
SELAIN hasil laut, potensi hasil bumi Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara dinilai dapat terus dioptimalkan. Salah satunya hasil bumi...
Dok. Kanwil Kemenkumham Babel

Kanwil Kemenkumham Babel, Dorong Kabupaten Bangka untuk Daftarkan Kekayaan Intelektual Komunal

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:10 WIB
Dalam kunjungannya, Harun disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Bangka Mulkan, untuk membahas optimalisasi layanan hukum dan hak asasi...
dok.ist

Bupati Harap Sail Teluk Cenderawasih Tingkatkan Ekspor Yellowfin Biak Numfor

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:55 WIB
BUPATI Biak Numfor, Herry Ario Naap berharap penyelenggaraan Sail Teluk Cenderawasih 2023 di wilayahnya, dapat mengoptimalkan seluruh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya