Selasa 03 Januari 2023, 20:47 WIB

BMKG Catat 10 Kali Gempa di Lhokseumawe dalam 24 Jam Terakhir

Amiruddin A Reubee | Nusantara
BMKG Catat 10 Kali Gempa di Lhokseumawe dalam 24 Jam Terakhir

DOK.MI
Ilustrasi

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat Kota Lhokseumawe diguncang 10 kali gempa dalam 24 jam terakhir.
 
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin di Aceh Besar, Selasa (3/1), mengatakan rentetan gempa tersebut merupakan gempa tektonik, dengan pusat di laut dan tidak berpotensi tsunami.
 
"Ada 10 kali gempa dengan magnitudo berbeda-beda dalam rentang waktu 24 jam atau sehari terakhir, sejak Senin (2/1) pukul 17.15 WIB," kata Andi Azhar.
 
Ia mengatakan rangkaian gempa mengguncang Kota Lhokseumawe dan sekitarnya tersebut diawali dengan gempa bermagnitudo 3,0 pada Senin (2/1) pukul 17.15 WIB.
 
Pusat gempa di laut, berada 24 kilometer barat laut Kota Lhokseumawe dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami, kata Andi Azhar.
 
Kemudian, gempa pada pukul 17.40 WIB dengan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 10 km dengan pusat gempa di laut, pada jarak 29 km barat laut Kota Lhokseumawe.
 
"Ini gempa utama, dapat dirasakan masyarakat di Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, dan sekitarnya. Gempa bumi tektonik ini juga tidak berpotensi tsunami," katanya.


Baca juga: Cuaca Buruk Ancam Makassar, Warga Diminta Waspada

 
Setelah gempa utama tersebut terjadi delapan gempa susulan dan terakhir terjadi pada Selasa (3/1) pukul 13.40 WIB dengan magnitudo 4,1. Pusat gempa di laut, berjarak 30 km barat laut Kota Lhokseumawe.
 
"Untuk potensi gempa susulan masih sangat mungkin terjadi, namun kami berharap tidak terjadi gempa yang lebih besar dari gempa utama kemarin dengan magnitudo 4,9," kata Andi Azhar.
 
Sejauh ini, kata Andi Azhar, pihaknya belum mendapatkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe maupun BPBD Kabupaten Aceh Utara terkait kerusakan akibat gempa tersebut.
 
"Kekuatan gempa utama yang bermagnitudo 4,9 masuk kategori menengah. Selain guncangan gempa juga dipengaruhi jarak dari pusat gempa bumi," ujarnya.

Ia menyebutkan dengan memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Lhokseumawe.
 
"Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG," pungkas Andi Azhar. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

dok.ist

Relawan Sandiaga Uno Ciamis Buka Gerai UMKM Hasil Olahan Ikan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:16 WIB
RELAWAN Sahabat SandiUno terus berupaya memberikan kontribusi, untuk melakukan inovasi berbagai jenis produk olahan ikan sesuai dengan...
dok.Pemprov Jateng

Ganjar Banyak Jaring Tenaga Kerja via Aplikasi E-Makaryo

👤Haryanto 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:06 WIB
PEMPROV Jawa Tengah pun telah menyiapkan sejumlah program berbasis digital, salah satunya aplikasi web E-Makaryo, yang merupakan...
DOK MI

Rekening Diblokir Atas Permintaan KPK, Penjual Krupuk Asal Pamekasan Nelangsa

👤Mohammad Ghazi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:01 WIB
REKENING milik Ilham Wahyudi, seorang penjual krupuk asal Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur diblokir Komisi Pemberantasan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya