Selasa 03 Januari 2023, 19:51 WIB

Kematian Ikan Keramba di Kedung Ombo Terus Bertambah, Petani Rugi Rp6 Miliar

Widjajadi | Nusantara
Kematian Ikan Keramba di Kedung Ombo Terus Bertambah, Petani Rugi Rp6 Miliar

MI/Widjajadi
Ratusan ribu ikan keramba apung Waduk Kedung Ombo Boyolali mati mendadak akibat pengaruh fenomena upwelling, Selasa (3/1).

 

DINAS Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali menyebutkan kematian ribuan ikan keramba milik petani di Waduk Kedung Ombo (WKO) Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Jawa Tengah, terus bertambah.
 
Jumlah ikan keramba yang mati terus bertambah dari hasil pendataan, Senin (2/1), mencapai 175 ton milik 32 petani dan hingga hari ini, bertambah menjadi 200 ton milik 37 petani keramba di daerah itu, kata Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali Lusia Dyah Sucianti, di Boyolali, Selasa (3/1).
 
"Bahkan, akibat kejadian ikan mati massal itu, kerugian ditaksir lebih dari Rp6 miliar," kata Dyah.
 
Disnakkan Kabupaten Boyolali sudah turun ke lapangan melakukan pemeriksaan kadar air dan mengevakuasi ikan yang selamat ke keramba yang lebih aman.
 
Pihaknya berharap kematian mencapai sekitar 200 ton tersebut sudah selesai dan tidak berlanjut lagi. Karena, petani ikan di Kedung Ombo ada sekitar 750 keramba. Populasi kalau maksimal bisa mencapai 500 ton ikan.
 
Oleh karena itu, pihaknya melakukan antisipasi untuk ikan-ikan yang selamat dievakuasi dan dipindahkan ke keramba-keramba yang aman atau yang sirkulasi masih bagus dan populasi ikan dikurangi.
 
Keramba-keramba yang sudah dibersihkan dan dinilai aman dijadikan lokasi sementara evakuasi ikan, Karena, belum disiapkan keramba khusus. Petani memanfaatkan keramba yang sudah dibersihkan. Sedangkan, aktivitas perikanan di keramba masih berjalan, karena menjadi penghasilan utama masyarakat sekitar.


Baca juga: Kerugian akibat Banjir di Jateng Ditaksir Capai Ratusan Miliar Rupiah

 
"Kejadian ini sudah sering dialami para petani ikan keramba saat musim ekstrem. Memang ini terbesar. Mereka seharusnya bisa  mengantisipasi saat musim ekstrem dengan memanen yang sekiranya sudah layak jual itu, sehingga dapat mengurangi populasinya," katanya.
 
Dia mengimbau agar petani menabur ikan sesuai kapasitas ideal keramba. Karena, jika populasi ikan berlebih, akan berimbas pada populasi. Apalagi di musim ekstrem seperti ini, petani harus berinisiatif memanen lebih awal.
 
Guna mengantisipasi terjadinya up-welling (pembalikan massa air) ini, pihaknya juga telah melaporkan kejadian ini kepada Bupati, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Provinsi. Agar bisa diupayakan untuk pemberian bantuan.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan, Disnakkan Kabupaten Boyolali Nurul Nugroho mengatakan Disnakkan Kabupaten Boyolali bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng telah ke lokasi untuk mendata, memeriksa kondisi air, dan melakukan audiensi dengan petani ikan keramba di Kedung Ombo.
 
Disnakkan Kabupaten Boyolali sebelumnya menyebutkan kematian ribuan ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Kedung Ombo (WKO) Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu, di Provinsi Jawa Tengah, karena cuaca terjadi fenomena up-welling dan drop (penurunan) oksigen.
 
Menurut Nurul, ribuan ikan mati milik kelompok petani KJA di WKO karena keracunan amoniak dari fenomena up-welling dan drop oksigen (DO).
 
"Penyebabnya cuaca dalam satu pekan tanpa sinar matahari sehingga kondisi air permukaan waduk dingin, kemudian terjadi fenomena up-welling dan drop oksigen," katanya. (Ant/OL-16)  

 

Baca Juga

MI/HO-Penrem Korem 161 Wira Sakti.

Pejabat Komandan Korem 161/Wira Sakti Kol.Inf Fabriel Buyung Dilantik

👤Palce Amalo 🕔Rabu 01 Februari 2023, 12:25 WIB
PANGDAM IX/Udayana Mayjen Sonny Aprianto menyerahkan tugas, wewenang dan tanggung jawab pejabat Komandan Korem 161/Wira Sakti kepada...
MI/Gabriel langga

Peternak di Sikka Sebut Penanganan Virus Babi hanya Proyek Semata

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 01 Februari 2023, 12:16 WIB
ADANYA virus babi ini dimanfaatkan oleh pemerintah untuk melakukan banyak kegiatan sehingga terkesan menghamburkan...
Antara/Hendra Nurdiyansyah

Maksimalkan Potensi Daerah, Pemda dan Pelaku Pariwisata di DIY Siapkan Paket Wisata Untuk Peserta ATF 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:17 WIB
dengan menampilkan 3 paket yang masing-masing bertajuk: “Heritage Tour of Yogyakarta”, “Discovering The Theme of...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya