Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada 2022 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jumlah kasus DBD di Kendari pada 2022 mencapai 230 kasus, enam diantaranya berakhir dengan kematian.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari Ellfi, Selasa (3/1). "Jika dibandingkan dengan 2021 ini mengalami peningkatan. Tapi dibandingkan dengan kasus di 2020, lebih banyak kasus di 2020 dibanding 2022 dengan jumlah kematian yang sama," bebernya di Kendari.
Dalam pemaparannya, ia menyebut jumlah kasus kematian akibat DBD pada 2022 lalu dipastikan meningkat jika dibandingkan denga 2021. "2021 lalu, kasus kematian akibat DBD mencapai 1,6 persen dari total kasus, sedangkan 2022 mencapai 2,6 persen. Artinya lebih banyak kasus meninggal di tahun ini dibandingkan tahun yang lalu. 2020 hanya 6 kasus, 2021 4 kasus dan 2022 kembali 6 kasus," sebutnya.
Ia merincikan, untuk wilayah Kota Kendari yang memiliki kasus kematian paling banyak terdapat di Kecamatan Wuawua wilayah kerja Puskesmas Wuawua dan Puskesmas Puuwatu dengan masing-masing memilik kasus kematian. "Puskesmas Jati Raya dan Puskesmas Kemaraya masing-masing 1 kasus kematian. Jika dilihat dari angka kasusnya, lebih banyak di Puuwatu sebanyak 56 kasus, disusul Puskesmas Lepo-lepo 33 kasus kemudian Puskesmas Jati Raya sebanyak 27 kasus," kata Ellfi.
Walaupun beberapa daerah rentan terhadap kasus DBD, masih ada daerah Kota Kendari yang bebas dari kasus DBD yakni di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Puskesmas Nambo, dan Puskesmas Benu Benua. "Semua kasus kematian di 2022 ini diakibatkan karena keterlambatan penanganan ke fasilitas pelayanan kesehatan selanjutnya atau rujukan," ungkapnya. (OL-15)
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari itu melibatkan petugas kebersihan, pemuda, dan pelajar sebagai dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Pemkot Kendari mengukuhkan sebanyak 736 ketua RT dan 240 ketua RW hasil pemilihan serentak.
Menko PMK Pratikno membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025
STQH tahun ini mengusung tema "Syiar Al-Quran dan Hadis: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan."
Selain Lalodati, beberapa wilayah lain juga terdampak, yaitu, Kelurahan Punggolaka: 50 KK, Kelurahan Watulondo: 45 KK dan Kelurahan Kadia serta Pondambea 120 KK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved