Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA nelayan tenggelam di perairan Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, setelah kapal pencari ikan mereka dihantam gelombang. Cuaca buruk masih terus melanda perairan Kalimantan Selatan.
Peristiwa tenggelamnya kapal nelayan Kotabaru ini terjadi, Jumat (23/12). "Korban tenggelam sebanyak tiga orang dan satu berhasil ditemukan Tim SAR. Proses pencarian oleh petugas SAR gabungan sejak Sabtu (24/12) pagi hingga kini masih berlangsung," ungkap Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin, Al Amrad, Sabtu (24/12).
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Banjarmasin, lima nelayan asal Kotabaru sedang mencari ikan di daerah perairan Marabatuan. Namun akibat cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang mencapai 2,5 meter, kapal terbalik dan tenggelam. Dua nelayan masing-masing Arsyad, 25, dan Aidil, 25, berhasil selamat sedangkan tiga lainnya hanyut terbawa arus.
Pencarian korban tenggelam difokuskan di sekitar perairan Marabatuan dengan armada RIB. Pada Sabtu (24/12) siang, Tim Rescue Pos SAR Kotabaru berhasil menemukan satu korban dalam keadaan selamat atas nama Dian, 36. Dian merupakan juragan kapal pencari ikan tersebut yang berhasil menyelamatkan diri ke sebuah kapal tongkang yang kandas di perairan Tanjung Pelayar tak jauh dari lokasi kapal tenggelam.
"Korban berhasil menyamatkan diri berenang ke suatu kapal yang kandas. Untuk korban selamat langsung kita evakuasi menuju Posko SAR gabungan yang berada di Pos Polairud di Tanjung Selayar bersama dua korban selamat lain," tutur Adi Maulana, Koordinator Pos SAR Kotabaru. Dua korban yang masih belum ditemukan yaitu Acing, 39, dan Mansyah, 40.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, mengatakan hingga kini cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir masih terus melanda sejumlah wilayah di Kalsel. "Kita meminta masyarakat tetap waspada kondisi cuaca buruk baik di darat maupun wilayah perairan, terutama lokasi wisata," tuturnya. (OL-14)
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Festival yang dirangkai dengan berbagai lomba ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas tangkapan ikan yang melimpah.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved