Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Berkolaborasi Dukung Produktivitas Petani dengan Pembiayaan Berkelanjutan

Mediaindonesia.com
21/12/2022 18:10
Berkolaborasi Dukung Produktivitas Petani dengan Pembiayaan Berkelanjutan
Penandatanganan nota kesepahan antara EdenFarm dan Alami sebagai bentuk awal kerjasama(Dok.EdenFarm)

INDONESIA sebagai negara agraris sejatinya punya potensi sub sektor hortikultura yang besar. Apalagi didukung oleh ketersediaan lahan pertanian, agroklimat yang sesuai, tenaga kerja, serta ketersediaan pasar. 

Sayangnya potensi iti belum digarap dengan benar.  Masih banyak faktor yang menjadi kendala seperti terbatasnya kapasitas petani, pembinaan teknis yang belum optimal dan modal yang cukup besar untuk sarana produksi  sehingga pengelolaan lahan dan produktivitas hasil panen masih belum maksimal. 

Untuk itu startup rantai pasok pangan B2B, EdenFarm, melihat perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak agar dapat menciptakan ekosistem pertanian hortikultura yang berkelanjutan. Dan pandangan itu disambut baik Alami, platform pendanaan peer-to-peer (P2P) yang memiliki visi mewujudkan masyarakat sejahtera dengan penggunaan teknologi  syariah.

“EdenFarm menyambut baik kerjasama yang memiliki nilai lebih bagi mitra tani kami. Kami berharap dengan skema pendanaan syariah yang ditawarkan oleh Alami peer-to-peer lending dapat memberikan kemudahan bagi mitra tani kami dalam menjalankan operasional sehari-hari sehingga tercipta produktivitas panen yang optimal dan dapat memenuhi permintaan pelanggan,” ujar David Setyadi Gunawan, Founder & CEO EdenFarm seusai menandatangai kerja sama dengan Alami.

Dengan kesepahaman itu Alami peer-to-peer lending akan menyediakan akses pembiayaan bagi mitra petani EdenFarm untuk kebutuhan modal kerja pembelian sarana produksi pertanian, dengan nilai pembiayaan dan tenor yang disesuaikan berdasarkan komoditas pertanian yang dibudidayakan.

Pada kesempatan sama, Co-Founder & Managing Director Alami, Bembi Triawan Juniar mengatakan sebagai ekosistem teknologi keuangan yang mengedepankan prinsip syariah dan menerapkan praktik keberlanjutan, mereka memandang EdenFarm memiliki visi yang sejalan, terutama dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui upaya peningkatan kualitas UMKM lokal.

 “Melalui sinergi ini, kami mendukung industri untuk bertumbuh dengan mengadopsi keunggulan teknologi masa kini. Kami berharap, kolaborasi ini dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan,” ujar Bembi. 

EdenFarm meyakini bahwa petani merupakan salah satu fondasi utama dalam rantai pasok pangan. Oleh sebab itu sebagai upaya nyata dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan hidup para petani, EdenFarm mengembangkan Eden Farming Project untuk mengoptimalkan produktivitas mitra tani sehingga pendapatan mitra tani bertumbuh. 

Pendanaan pertanian bagi mitra tani merupakan fondasi utama keberhasilan program ini. Dengan mekanisme pendanaan Alami berlandaskan syariah, hal ini sangat diminati oleh para petani sehingga memberikan kenyamanan bagi petani dalam melakukan produktivitas hortikultura mereka..  

Sejak 2021, lebih dari 250 petani telah menjadi mitra Eden Farming Project, dan mendapatkan pendampingan dari agronomis terkait pola tanam dan budidaya hortikultura. Harapannya, dengan pendampingan secara intensif mitra tani dapat memiliki produktivitas panen yang stabil dan berkelanjutan dengan kebutuhan pasar, sehingga dapat memenuhi permintaan pelanggan B2B EdenFarm di Pulau Jawa. 

EdenFarm juga senantiasa berinovasi untuk meningkatkan kepuasan para mitra tani melalui berbagai fasilitas seperti aplikasi petani atau Farmers Apps, dimana mitra tani dapat mengakses ensiklopedia pertanian, melihat prediksi permintaan pasar, dan waktu panen. Selain itu, EdenFarm juga menawarkan manfaat beasiswa untuk anak mitra tani berprestasi, dan berbagai pelatihan yang dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kompetensi agar dapat bersaing di era pertanian 4.0. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya