Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA berbagai komoditas cabai di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terus naik. Kondisi itu diduga dipicu pasokan yang berkurang karena cuaca.
Kepala Seksi Pengawasan Barang Strategis Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M Rifki, menjelaskan hasil pemantauan dan laporan di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, sampai saat ini komoditas yang harganya terpantau terus naik yaitu berbagai jenis cabai. Rifki menduga naiknya harga beragam cabai karena pasokan yang berkurang. "Sejak beberapa hari terakhir yang harganya naik-turun itu jenis cabai," kata Rifki, Senin (12/12).
Data Diskumindag Kota Sukabumi berdasarkan hasil laporan di lapangan, per Senin (12/12), harga cabai merah besar lokal naik dari Rp44 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, cabai merah keriting semula Rp35 ribu menjadi Rp36 ribu per kilogram, dan cabai rawit hijau semula Rp46 ribu menjadi Rp48 ribu per kg.
"Kalau yang turun harga cabai rawit merah, dari Rp60 ribu jadi Rp58 ribu," ujarnya.
Komoditas lain yang terpantau naik yaitu bawang merah jawa, semula Rp30 ribu jadi Rp32 ribu per kg, kentang dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu, dan kemiri yang semula Rp44 ribu jadi Rp46 ribu. Sedangkan pada komoditas lauk pauk, yang harganya terpantau naik yakni ikan tongkol basah, semula Rp30 ribu jadi Rp32 ribu dan udang basah yang semula Rp60 ribu jadi Rp80 ribu per kg. "Kalau komoditas strategis lain masih tetap stabil," katanya.
Di antaranya seperti beras Ciherang Cianjur 1 yang masih berkisar Rp12 ribu per kg, beras Ciherang Cianjur 2 di kisaran Rp11.700 per kg, dan beras Ciherang Sukabumi Rp10.100 per kg. Sementara harga beras premium kelas 1 Rp12.500 per kg dan medium terendah sebesar Rp9.100 per kg.
"Kalau telur ayam masih di kisaran Rp32 ribu per kg. Harganya memang masih relatif mahal karena normalnya berada pada kisaran Rp28 ribu per kg," jelasnya.
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau perkembangan berbagai komoditas strategis menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Terutama soal stok dan harga yang masih berfluktuasi. (OL-15)
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved