Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SEMPAT terhenti beberapa saat, aktivitas tambang liar galian C di Kabupaten Batang, Jawa Tengah kembali beroperasi. Lantaran itu, warga geram dan beramai-ramai menutup tambang karena membahayakan pemukiman penduduk.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (4/12) aktivitas penambangan galian C liar di Desa Polodoro, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang sudah dua hari terhenti, setelah ratusan warga sebagian besar emak-emak, menutup paksa kegiatan tambang ilegal tidak berijin seluas satu hektare tersebut.
Warga memaksa menutup kegiatan tambang galian C ilegal tersebut, karena membahayakan pemukiman warga. Aktivitas pengerukan sudah mendekati rumah warga hingga rawan longsor. "Jarak gerusan tambang liar menjadi tebing setinggi 20 meter itu hanya tinggal 40 meter dari rumah warga," kata Kepala Desa Polodoro, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang Turis.
Dipandang membahayakan pemukiman karena rawan longsor saat musim hujan seperti sekarang ini, lanjut Turis, warga sebagian besar perempuan beramai-ramai menutup tambang galian C liar tersebut, selain menghentikan kegiatan penambangan juga membentangkan spanduk 1—3 meter bertuliskan "Stop Tambang Liar".
Aktivitas penambangan tanpa ijin itu, demikian Turis, sebelumnya dilakukan di desa tetangga yakni Desa Sukomangli, kemudian merambah Desa Polodoro sudah berlangsung selama dua bulan. "Warga resah hingga menutup paksa tambang galian C liar itu," imbuhnya.
Sebelumnya Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagyo mengungkap dalam setahun ini telah menindak 29 kasus penambangan liar, 25 kasus diantaranya telah selesai diproses dengan 27 orang tersangka tersebar di beberapa daerah yakni Magelang, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Grobogan, Pati dan Batang.
Sedangkan empat kasus lainnya, ujar Dwi Subagyo, saat ini masih dalam proses penanganan, namun meskipun sudah dihentikan aktivitas penambangan masih berlangsung secara kucing-kucingan oleh penambangan lainnya karena tidak dijaga. "Tersangka merupakan orang yang menjadi penanggung jawab aktivitas tambang ilegal tersebut," imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Ganjar Pranowo Siap Sikat Habis Tambang Galian C Ilegal di Jateng
SEORANG supir truk meninggal dunia terlindas kendaraan sendiri setelah memarkirnya di jalan. Kecelakaan beruntut terjadi, Rabu (11/3), di Kabupaten Batang.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Dampak cuaca ekstrem ini, bencana angin puting beliung juga menerjang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Terbukti, dengan diperbaikinya salah satu akses di lingkungan KITB tersebut. Sehingga, mempermudah mobilitas untuk menuju KITB dari Banyuputih menuju Kedawung di KEK Industropolis Batang.
Keduanya ditangkap setelah melakukan perampokan dengan modus meracuni seorang tukang ojek menggunakan kecubung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Geliat investasi ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perlu terus diperkuat melalui kepastian lahan dan percepatan perizinan.
Pelari dari berbagai daerah di Indonesia kembali meramaikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) RUN 2025, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng)
Keberhasilan Batang Run 2025 menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata pesisir. Apalagi dengan jumlah peserta jauh di atas ekspektasi awal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved