Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES pencarian korban tertimbun pascagempa bermagnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus berlanjut. Pada Rabu (23/11), pencarian akan difokuskan di empat titik.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menjelaskan empat titik fokus pencarian berada di Kampung Cugenang RT 02 Kecamatan Cugenang, Kampung Rawa Cina Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, Kampung Selakawung Desa Sarampad Kecamatan Cugenang, dan di Jalan Raya Cipanas (Warung Sate Shinta).
Selain pencarian korban, kata Suharyanto, hasil rapat koordinasi, juga memastikan semua titik pengungsian mendapatkan dukungan logistik.
"Baik (pengungsian) yang terpusat di 14 titik tersebar di 12 kecamatan terdampak, baik perseorangan yaitu masyarakat yang tidak mau meninggalkan rumah ataupun tidak mau bergabung di pengungsian terpusat, kita yakinkan hari ini (Rabu) untuk semuanya mendapatkan dukungan logistik," terang Suharyanto kepada wartawan seusai rapat koordinasi di komplek Pendopo Cianjur, Rabu (23/11).
Pendistribusian logistik ada berbagai cara, seperti melalui jalur darat dan udara. Pendistribusian logistik melalui udara disiapkan helikopter sebanyak 3 unit. "Sebanyak 2 unit dari Basarnas dan BNPB 1 unit," ujarnya.
Rapat koordinasi lintas sektoral pun mulai diintensifkan berkaitan dengan rencana tahap rekonstruksi dan rehabilitasi. Rakor melibatkan berbagai unsur di antaranya dari Kementerian PUPR, kepala desa, serta perguruan tinggi. "Kemudian mulai didata mana yang masuk kategori rumah rusak, rusak sedang, dan rusak ringan," jelasnya.
Hasil asesmen di lapangan, kata Suharyanto, cukup banyak bangunan rumah yang kondisinya rusak berat. Sedangkan rusak ringan rata-rata mengalami retak atau terkelupas dinding temboknya. "Asesmen tidak dilakukan dengan mata telanjang, tapi melibatkan beberapa pihak. Makanya ada tim khusus," ucapnya.
Untuk wilayah yang terisolasi, kata Suharyanto, datanya masih simpang siur. Karena itu, untuk memastikannya, sekaligus kepala desa, babinsa, dan bhabinkamtibmas dilibatkan lantaran lebih mengetahui kondisi wilayah.
"Nanti masing-masing (kepala desa) melaporkan seandainya ada desa-desa yang masih terisolasi. Dengan begitu, maka per hari ini (Rabu) tidak ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat yang merasa belum mendapatkan bantuan," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Basarnas Fokus Evakuasi Korban Gempa di 2 Wilayah Mande Cianjur
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Meski pencarian dilakukan secara intensif oleh tujuh SRU, hingga akhir operasi hari ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, sehingga hasil pencarian masih nihil.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TIM SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Belumai, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali oleh Tim SAR Gabungan diperpanjang, menyusul masih banyak korban yang belum ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved