Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban meninggal musibah terbakarnya Kapal Express Cantika 77 di perairan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur bertambah dari sebelumnya 19 orang menjadi 20 orang.
Kepala SAR Kelas A Kupang I Putu Sudayana mengatakan korban meninggal terakhir bernama Nuraini, 43. Ia dalam perawatawan di Rumah Sakit WZ Johannes. Nuraini memang dievakuasi pada hari pertama kebakaran kapal, Senin (24/10) dalam kondisi kritis.
"Nuraini meninggal karena kritis selama beberapa hari, jenasah masih di rumah sakit menuggu dipulangkan ke Alor," katanya, Minggu (30/10).
Menurutnya, korban hilang sesuai laporan keluarga sebanyak 17 orang. Saat ini pencarian masih terus dilakukan hingga radius antara 7-8 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian. Sedangkan korban selamat dalam musibah ini sebanyak 310 orang.
Berikut nama-nama korban hilang yang dan korban meninggal yang diperoleh dari Kantor SAR Kelas A Kupang.
Korban hilang:
1. Wise Gabriella Benu (P), 1 tahun 2 bulan
2. Mansur Mugi (L)
3. Yulius Djobo (L), 46 tahun
4. Jonli Zackarias Wabang (L), 71 tahun
5. Gihon Zacharias Wabang (L), 4 tahun
6. Muslihi Balich (L)
7. Abidah Zainudin (P), 4 tahun
8. Yeheskiel Alopen (L), 35 tahun
9. Fatmawati Malaum (P), 33 tahun
10. Meiseniawati Romalang (P), 5 tahun
11. Hasan Abdullah (L), 52 tahun
12. Nurjanah (P), 51 tahun
13.Ernest Pella (L)
14. Once R Kala (P), 42 tahun
15. Andri Hitatalia (P)
16.Susanti Valentine Doku (P)
17. Stevani Obidje
Korban meninggal:
1. Masbuh Baitua, (P) 59 tahun.
2. Rosmawati Sengadji (P), 54 tahun
3. Iriani Bait (P), 38 tahun,
4. Gerson Christanto Bagailing (L), 31 tahun
5. Suryani Kari (P), 57 tahun
6. Khusnawati Fatmawati (P), 23 tahun
7. Maria Magdalena Bibiana Mudakh (P), 56 tahun
8. Halikh Alfarizky (L), 21 tahun
9. Muhammad Jawa (L), 57 tahun
10. Mincefina Karlau (P), 59 tahun
11. Adelina Susanti Falentin Doko (P), 26 tahun
12. Sarimin Muslimin (L), 26 tahun
13. Doglas Patottem (L), 52 tahun
14. Mr. X (Johan) (L), 57 tahun
15. Asnat Ali (P), 52 tahun.
16. Imanuel Gabriel Mouata (L), 55 tahun.
17. Juwita Felisia Obidje (L), 2 tahun
18. Ahmad Dilara (L), 2 tahun
19. Fadiyah Safiwah Maine (P), 6 tahun
20. Nuraini (P), 43 tahun. (PO)
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Peran pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan yaitu dengan adanya regulasi bidang keselamatan pelayaran yang telah diadopsi dari peraturan yang dikeluarkan oleh IMO.
Moda angkutan penyeberangan melayani masyarakat dalam bentuk kapasitas super massal dan standar keamanan yang tinggi.
Kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran dan kontribusi para pelaut dalam perekonomian nasional dan internasional.
BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di Perairan Wakatobi, Menui Kendari, Baubau dan Laut Banda Timur, Sulawesi Tenggara.
BMKG Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah jalur penyeberangan di Bali yang mencapai 2,5 meter.
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved