Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL cepat Cantika 77 rute Kupang-Kalabahi dikabarkan terbakar dalam perjalanan. Kapal tersebut terbakar saat dalam pelayaran dari Kupang menuju Kalabahi, Kabupaten Alor, mengangkut sekitar 200 penumpang. Belum diketahui penyebab kebakaran, tetapi petugas penolong menyebutkan tidak ada korban meninggal.
"Ada anak kecil di kapal, semua penumpang sudah memakai jaket penolong, ada yang sudah terjun ke laut untuk berenang ke pantai," kata Jevitson Naiones, warga Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara yang turut membantu evakuasi para penumpang.
Evakuasi penumpang mengunakan dua sampan milik warga setempat. Beberapa penumpang sudah dievakuasi sampai ke pantai dengan selamat.
"Di sini tidak ada perahu besar, hanya dua sampan itu," ujarnya.
Baca juga: Kerugian Belasan Kapal Terbakar di Tegal Capai Rp51 Miliar
Menurutnya, jarak kapal yang terbakar ke pantai sekitar satu mil. Dengan armada yang terbatas, dia berharap evakuasi dilakukan cepat agar seluruh penumpang diselamatkan.
Sementara itu, asap tebal berwarna hitam mengepul dari kapal sehingga seluruh penumpang yang belum berhasil dievakuasi memilih terjun ke laut agar mengantisipasi terjadinya ledakan pada kapal.
"Cuaca di sini angin kencang, kami tetap memberanikan diri untuk menyelamatkan penumpang kapal," tuturnya.
Adapun Tim SAR dari Kupang sudah bergerak ke lokasi kejadian mengunakan sebuah RIB 10 yang disusul dengan KN Antareja 233.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, para penumpang terlihat sudah mengenakan pelampung, beberapa di antaranya pun ada yang berteriak, “Tuhan tolong, kapal Cantika terbakar". Sementara, mesin kapal masih terdengar hidup dan kapal masih terus melaju.(OL-5)
Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengular.
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved