Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kunjungan wisatawan ke objek wisata air terjun Saluopa, yang berada Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diklaim meningkat dalam pergelaran Festival Danau Poso (FDP) yang berlangsung di kota wisata Tentena.
"Jumlah pengunjung naik dari hari-hari biasanya," ujar Sahrul, koordinator kebersihan dan keamanan objek wisata air terjun Saluopa, Kamis (20/10).
Di hari pertama sebelum dibukanya secara resmi FDP pada Kamis malam, hingga siang hari, catatan petugas penjaga karcis tanda masuk sudah menyebutkan 88 wisatawan datang mengunjungi dan menikmati keindahan air terjun Saluopa. Empat di antaranya adalah wisatawan mancanegara (wisman).
Dua wisman itu berasal dari negara Swiss, Dhasi dan Anita, mengaku kagum setelah melihat air terjun Saluopa. Sebagai kunjungan yang pertama kalinya, Dhasi mengakui keindahan air terjun Saluopa. Ia pun terlihat begitu menikmati panorama alam Saluopa.
"Saya baru pertama kali ini ke tempat ini. Dan kesan pertama, sangat indah," tutur Dhasi.
Air terjun Saluopa merupakan salah satu objek wisata yang cukup terkenal di Pulau Sulawesi karena keindahan alamnya yang memukau wisatawan.
Wisatawan lokal maupun mancanegara kerap mengunjungi tempat tersebut jika sedang berada di Tentena.
Air terjun Saluopa atau biasa dijuluki air luncur Saluopa bahkan disebut sebagai salah satu air terjun terbaik yang ada di Indonesia, karena memiliki sumber mata air dari pegunungan setempat yang airnya meluncur deras dari puncak gunung dengan ketinggian sekitar 25 meter.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel Melonjak Jelang Festival Danau Poso di Tentena
Air terjun Saluopa memiliki air yang jernih dan bersih, sehingga bebatuan yang dilewati oleh aliran air terjun akan terlihat dengan jelas.
Air terjun Saluopa nampak sangat indah dan termasuk unik karena memiliki 12 tingkatan, di mana setiap tingkatannya membentuk kolam kecil yang juga dapat digunakan untuk berenang atau sekedar berendam, serta tangga batu yang tidak licin, sehingga dapat dipijaki untuk naik ke tingkat selanjutnya.
Sementara untuk tangga yang terbuat dari batu, walaupun nampak bermulut, tetapi tangga tersebut tidaklah licin, sehingga masih bisa dipergunakan sebagai akses untuk menuju pada tingkatan air terjun di atasnya.
Selain dipergunakan sebagai akses menuju tingkatan air terjun, tangga batu juga bisa dimanfaaatkan sebagai tempat berfoto, dengan latar
belakang air terjun.
Bahkan jika sedang beruntung, wisatawan dapat melihat pelangi yang muncul di antara air terjun, sehingga menjadi suasana yang sangat indah
dan momen tersebut sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai latar belakang foto.
Akses untuk sampai ke lokasi air terjun Saluopa sangatlah mudah. Tempat wisata tersebut hanya berjarak kurang lebih 12 Kilometer menuju arah barat dari Tentena, yang dapat ditempuh dengan kenderaan roda empat maupun roda dua. Sementara untuk sampai di air terjunnya, masih harus berjalan kaki dengan menempuh jarak sekitar 500 meter.
Perjalanan itu dapat dijadikan wisatawan sebagai momen untuk menyaksikan keanekaragaman fauna, termasuk menikmati panorama alam berupa hutan tropis yang sangat indah dan masih asri dengan suasana yang sejuk dan udara yang segar. (OL-16)
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Sea Walker Mandeh ini inisisasi oleh kelompok masyarakat Konservasi Mandeh Blue Diving yang menawarkan pengalaman baru dalam wisata bahari.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
Ada peningkatan kunjungan wisata di Bandung Barat sebesar 93.725 wisatawan
LIBUR Natal dan Tahun Baru menjadi momentum Jawa Timur sebagai tujuan wisata.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Sekitar 1.400 peserta dari belasan kota berkumpul di Ancol, Jakarta, Sabtu (22/11), mengikuti Fun Walk 5 km dalam rangkaian perayaan 75 tahun BPK Penabur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved