Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan skenario menghadapi potensi terjadinya inflasi. Setidaknya ada tiga upaya yang dinilai cukup jitu bisa menekan laju inflasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah, menuturkan tiga upaya yang disepakati dilakukan Pemkab Cianjur yakni pengendalian harga, jaminan ketersediaan komoditas, dan komunikasi efektif antarelemen berkompeten. Pengendalian harga misalnya, dilakukan dengan cara memberikan subsidi terhadap transportasi pengangkut komoditas kebutuhan masyarakat.
"Lalu jaminan ketersediaan komoditas itu dari mulai tanam hingga produksi. Kebetulan kan Cianjur kuatnya di sektor pertanian. Alhamdulillah kemarin kan kami sudah turun langsung berpartisipasi menggerakan ASN menanam cabai," terang Cecep kepada Media Indonesia, Kamis (13/10).
Upaya lain, lanjut Cecep, perlu juga ditopang dengan membuka ruang komunikasi. Terutama komunikasi dengan kota/kabupaten lain terhadap ketersediaan komoditas di masing-masing wilayah.
"Dimungkinkan kita akan melakukan saling menukar komoditas atau barter. Di daerah lain ada yang komoditasnya surplus, terus kita kekurangan atau sebaliknya, kita saling tukar," jelasnya.
Pemkab Cianjur tentu tak bisa bekerja sendiri. PT Cianjur Sugih Mukti (CSM) sebagai salah satu BUMD, diharapkan bisa menguatkan berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Cianjur bisa menekan laju inflasi.
"CSM itu memang mendapat tugas untuk mengendalikan sirkulasi arus lalu lintas berbagai komoditas strategis. Kemudian juga bisa menyediakan atau mendatangkan komoditas kebutuhan masyarakat yang dianggap kurang. Nanti kita akan subsidi biaya transportasinya. Sehingga harganya nanti tidak terlalu tinggi," tegasnya.
Menyoal kinerja PT CSM, Cecep menjelaskan sejauh ini masih on the track. Artinya, keberadaan BUMD tersebut masih terus berproses.
"Masih berproses. Saya kira soal hasil tetap ada. Tapi tetap akan kita evaluasi. Paling tidak akhir tahun ini. Pada pelaksanaannya kita monitor terus sehingga bisa sesuai dengan yang diinginkan pak Bupati," pungkasnya. (OL-15)
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke level Rp53.000-an pasca Nataru. Simak daftar harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke angka Rp53.000-an pasca Nataru. Simak rincian harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved