Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini cenderung turun dibanding tahun lalu. Tahun ini, pasien DBD yang meninggal dunia tercatat dua orang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan tahun sebelumnya, kasus kematian DBD cenderung meningkat. Data Dinas Kesehatan setempat, terdapat 7 kasus kematian akibat DBD. "Untuk kasus kematian tahun ini memang sangat menurun dibanding sebelumnya," kata Yusman, Selasa (11/10).
Jumlah temuan kasus, lanjut Yusman, tahun ini secara umum menurun. Tapi tak dipungkirinya, terdapat siklus dari waktu ke waktu. "Sifatnya fluktuatif," bebernya.
Tindakan yang dilakukan saat ini, ucap Yusman, lebih diarahkan terhadap upaya-upaya pencegahan. Lebih spesifiknya melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
"Upaya itu untuk mencegah agar jentik nyamuk aedes aegypti tidak berkembang biak menjadi nyamuk dewasa. Makanya harus dilakukan pemberantasan sarang nyamuk," tuturnya.
Menurut Yusman, pemberantasan sarang nyamuk sangat mudah dilakukan masyarakat dengan cara membersihkan tempat-tempat yang terindikasi jadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk. Pola 3M plus merupakan cara efektif karena dilakukan dengan menguras, mengubur, dan menutup tempat terjadinya genangan air.
"Apalagi dengan curah hujan yang cukup tinggi seperti sekarang, tempat-tempat yang terbuka bisa menjadi genangan air. Sangat riskan bisa menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk," sebutnya.
Yusman menegaskan untuk memberantas jentik nyamuk tidak bisa dilakukan dengan fogging. Dalihnya, asap dari fogging tidak akan menembus air sehingga tidak bisa membunuh jentiknya.
"Jadi yang paling efektif PSN itu dengan 3M. Perlu dirutinkan kembali kegiatan bersih-bersih lingkungan sehingga bisa mencegah jentik nyamuk berkembang biak menjadi dewasa," pungkasnya. (OL-15)
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved