Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG lomba adu layang-layang Wali Kota Tegal Cup 2022 digelar di Lapangan Kelurahan Debong Tengah, Sabtu (1/10). Tidak hanya dari Tegal, ratusan peserta yang ikut datang dari berbagai daerah seperti Bali, Jakarta, Depok, Kuningan, Cirebon, Solo, Semarang, dan Pekalongan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi penyelenggara lomba layangan adu tersebut yang merupakan upaya menyehatkan masyarakat melalu fisik dan pikiran. "Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya menyehatkan masyarakat melalui fisik dan pikiran," tutur Dedy Yon.
Ia mengatakan lomba layangan adu ini termasuk salah satu olahraga rekreasi. Sehingga selain menyehatkan tubuh karena beraktivitas fisik, juka menyegarkan pikiran dan sekaligus melatih untuk aktif berpikir mencari strategi jitu untuk menang sebab ini adalah lomba layangan sangkutan atau layangan adu.
Menurut Dedy Yon, lomba layangan adu ini dapat menjadi media pendidikan budaya tradisional untuk generasi muda. Sebab olah raga atau aktivitas bermain layang-layang adalah kegiatan tradisional yang sudah sejak dulu ada serta digemari anak-anak dan kaum muda.
"Saya rasa lomba layang-layang perlu terus dilaksanakan secara berkala. Bahkan akan semakin baik lagi jika nantinya bukan hanya lomba layangan sangkutan, melainkan ada juga festival layang-layang, " ucap Dedy Yon.
Ketua Panitia Lomba, Guntur, menyebut lomba diselenggarakan selama dua hari hingga besok. Menurut Guntur perkembangan pencinta layang-layang adu di Kota Tegal cukup bagus. Sebelumnya memang diakui belum ada wadah komunitas, setelah bergabung dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) layangan aduan menjadi salah satu cabang olah raga dari FORMI.
Guntur menyebut beberapa kali menyelenggarakan even serupa. Ia berharap, penggemar layangan adu akan semakin bertambah di Kota Tegal. "Dengan mengikuti lomba-lomba layangan adu akan menambah erat tali silaturahmi sesama pencinta layangan adu dan menambah semakin banyak saudara," pungkas Guntur. (OL-15)
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Acara bertaraf internasional yang berlangsung hingga 5 Oktober itu menjadi rangkaian Sleman Creative Week 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk refleksi terhadap pentingnya menjaga hubungan sosial yang harmonis dan saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat.
Layangan aduan merupakan aset Indonesia baik dari sisi olah raganya maupun dari sisi ekonomi dari produksi layangan dan benangnya.
Tahukah kamu 14 Januari diperingati sebagai hari layang-layang internasional. Ini cara memperingatinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved