Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGKA merupakan kabupaten tertua di Provinsi Bangka Belitung (Babel), yang memilki banyak destinasi wisata, khususnya pantai. Hal ini tentu saja menjadi modal Bangka untuk bangkit di sektor pariwisata.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Dewi Savitri mengatakan banyaknya destinasi wisata di Bangka memiliki nilai lebih untuk ditawarkan kepada para wisata baik domestik maupun mancanegara.
Ia menyebutkan sektor pariwisata di Bangka pada 2021 hingga 2022 mengalami kenaikan seiring dengan mulai pulihnya perekonomian pascapandemi covid-19 di 2020.
Baca juga: Satgas Bangka Sebut Kehabisan Stok Vaksin Covid-19
"Covid-19 ada tapi meredah di daerah kita. Pembatasan pun kini sudah dilonggarkan, kunjungan wisatawan, khususnya lokal, mengalami peningkatan," kata Dewi. Jumat (30/9).
Menurutnya, tercatat untuk wisatawan mancanegara yang berwisata di Bangka tercatat hanya 14 kunjungan. Namun untuk wisatawan nusantara pada 2021 naik 6,17%.
"Selama 2022 jumlah kunjungan wisatawam domestik naik 6,17% menjadi 65.312 orang. Naik jika dibandingkan 2020,"ujarnya.
Naiknya kunjungan wisatawan ini, lanjutnya, tentu saja berdampak pada pendapatan yang dihasilkan dari sektor pariwisata.
"Tahun 2021 pendapatan Kabupaten Bangka dari sektor pariwisata meningkat empat kali lipat jika dibandingkan tahun sebelumnya,"ungkap dia.
Pihaknya berharap pada 2022 ini akan kembali mengalami peningkatan baik itu kunjungan wisatawan maupun pendapatan.
"Untuk tahun ini statistiknya nanti di tahun 2023. Nah kita harap paskameredahnya covid-19 kunjungan wisatawan dapat kembali meningkat," ucap dia. (OL-1)
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved