Rabu 21 September 2022, 20:50 WIB

Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Utara Tangkap Oknum ASN yang Diduga Terlibat Curanmor

Voucke Lontaan | Nusantara
Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Utara Tangkap Oknum ASN yang Diduga Terlibat Curanmor

MI/VOUCKE LONTAAN
Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor dan tiga hasil kejahatan yang disita Polda Sulawesi Utara

 

 

TIM Resmob Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Utara, menangkap seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial AR, 36. Ia diduga terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor bersama satu tersangka lainnya.

Hal itu  tersebut disampaikan Kasubdit Jatanras AKBP Benny Ansiga, Rabu (21/9). "Kedua tersangka ialah pria berinisial MM, 22, seorang  buruh harian lepas, warga Kecamatan Malalayang, Kota Manado, dan AR, 36, seorang ASN, warga Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan," ujarnya.

Pengungkapan berdasarkan laporan korban di SPKT Polda Sulut beberapa saat usai kejadian, Kamis (8/9). Tersangka diketahui beraksi di Desa Sea Mitra, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Modusnya, lanjut Benny, tersangka MM masuk ke rumah korban melalui jendela yang terbuka. Ia mencuri satu sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi DB 4220 RC. Tersangka selanjutnya menjual barang bukti kepada orang lain melalui media sosial Facebook dengan menggunakan akun palsu.

Dalam penyelidikan, Tim Resmob mengetahui keberadaan MM di sebuah kamar indekos di wilayah Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Selasa (20/10), tim menangkapnya dan dilanjutkan dengan pencarian barang bukti.

"Tersangka telah tiga kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Hukum Polda Sulut. Saat pencarian barang bukti, tersangka MM melawan petugas dan juga berupaya melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas dengan tembakan di bagian kaki kanan," kata Benny.

Barang bukti yang disita ialah tiga sepeda motor berbagai merek. Tersangka MM dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-5 KUHP Sub Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 480 ke-1, ke-2 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara AR dengan Pasal 480 ke-1, ke-2 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (N-2)

Baca Juga

MI/Bayu Anggoro

Bobotoh Keluhkan Sistem Distribusi Tiket yang Menyulitkan Komunitas

👤Naviandri 🕔Kamis 29 September 2022, 11:40 WIB
MASSA pendukung (bobotoh) Persib menuntut manajemen untuk mempermudah sistem distribusi tiket bagi komunitas. Sebab sistemnya malah...
MI/MITHA

Pemda Sigi Gelar Dzikir Akbar Mengenang Peristiwa 28 September 2018

👤Mitha Meinansi 🕔Kamis 29 September 2022, 10:48 WIB
Gempa dan likuifaksi, empat tahun silam, selain menyebabkan ribuan orang meninggal dunia, hilang dan luka-luka, juga mengakibatkan rusaknya...
YouTube: Sekretariat Presiden

Ibu Negara Iriana Jokowi Hadiri Konser Suara 1000 Sasando di Labuan Bajo

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 07:05 WIB
Konser Suara 1000 Sasando ini berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) atas pagelaran dengan pemain sasando terbanyak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya