Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kepolisian Resor Kota Kendari Komisaris Besar Muhammad Eka Fathurrahman meminta pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di daerah tersebut tidak melayani pembelian BBM kepada kepada konsumen yang tangki kendaraannya sudah dimodifikasi dan juga memakai jeriken.
"SPBU diminta tidak melayani pengisian jeriken dan tangki modifikasi untuk BBM subsidi, selain untuk kebutuhan pertanian yang telah
direkomendasikan oleh dinas pertanian kabupaten/kota," kata Kapolresta di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (20/9).
Ia menyampaikan larangan tersebut sesuai kesepakatan pada rapat koordinasi bersama perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan
pengelola SPBU di Kota Kendari.
Kapolresta mengatakan bahwa pihaknya berinisiatif melaksanakan rapat dengan menghadirkan para pemilik SPBU untuk mencari solusi atas terjadinya antrean panjang kendaraan bermotor yang membeli BBM beberapa waktu terakhir.
Baca juga: Banjir Bandang Rusak Sejumlah Perahu Nelayan di Pantai Jayanti
Antrean panjang itu terjadi usai pemerintah mengumumkan penaikan harga bahan bakar minyak subsidi jenis pertalite dan solar, serta BBM nonsubsidi jenis pertamax.
"Dengan rapat ini, kita berharap dapat menghasilkan solusi sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang kendaraan di SPBU," ujarnya.
Dari rapat itu disepakati bersama oleh pengelola SPBU yang berada di wilayah hukum Polresta Kendari, yakni komitmen dari PT Pertamina,
pengelola SPBU, dan pemangku kepentingan lainnya dalam penyaluran BBM subsidi, serta tidak boleh ada lagi pengisian BBM yang melewati batas kapasitas telah ditentukan oleh PT Pertamina.
"Kami dari jajaran Polresta Kendari siap mengawal proses penyaluran BBM subsidi bisa tepat sasaran dan terpenting tidak terjadi antrean panjang hingga mengganggu pengendara lain ketika melintas di jalur SPBU," kata Eka. (Ant/OL-16)
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari itu melibatkan petugas kebersihan, pemuda, dan pelajar sebagai dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Pemkot Kendari mengukuhkan sebanyak 736 ketua RT dan 240 ketua RW hasil pemilihan serentak.
Menko PMK Pratikno membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025
STQH tahun ini mengusung tema "Syiar Al-Quran dan Hadis: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan."
Selain Lalodati, beberapa wilayah lain juga terdampak, yaitu, Kelurahan Punggolaka: 50 KK, Kelurahan Watulondo: 45 KK dan Kelurahan Kadia serta Pondambea 120 KK.
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar Bale Properti Expo 2025 di Kendari, Kamis (18/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved