Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUAYA liar nyaris merenggut nyawa Baharuddin, 50, warga Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Peristiwa itu berawal pada Sabtu (10/9) subuh, saat Baharuddin, sedang berwudhu di sungai belakang rumah warga kawasan desa setempat. Tiba-tiba muncul se-ekor buaya sungai langsung menyerang kaki kirinya.
Untuk menyelamatkan diri, dengan sekuat tenaga, Baharuddim berusaha meronta agar kaki kirinya itu lepas dari mulit. Untung ada sebuah sampan kayu yang tertambat pada dermaga tempat Baharuddin mandi di pinggir sungai itu.
Dengan cara memegang pada sampan millik nelayan pencarian ikan tersebut, Baharuddin berhasil melepaskan kaki kiri dari mulut reptil bergigi banyak itu. Begitu lepad korban langsung naik ke darat dan mendapat pertolongan pertama dari warga sekitar.
Dengan luka darah bercucuran Baharuddin dilarikan ke RSU (Rumah Sakit Umum) Singkil. Bagian betis dan paha kiri luka robek. Kemudian bagian belakang tangan kanan juga luka-luka.
"Sekarang dalam perawatan di rumah sakit. Mudah mudah cepat sembuh," ujar Adi Anto, kepala Desa Rantau Gedang.
Dikatakan Adi Anto, pihaknya telah melaporkan peristiwa itu kepada pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Harapannya segera dilakukan pengusiran supaya peristiwa serupa tidak terulang. Kepada warga sekitar diminta tidak melakukan aktivitas di lokasi berkeliaran buaya liar.
Konflik warga dengan buaya liar sering terjadi di Kabupaten Aceh Singkil. Apalagi kabupaten yang diapit oleh Taman Nasional Gunung Leuser dan Samudera Hindia ini memiliki hutan Rawa Singkil sangat luas dan gugusan pulau kecil cukup banyak.
Ditambah lagi sungai besar dan panjang yang melintasi Kabupaten Gayo Lues Aceh Tenggara hingga bermuara ke Samudera Hindia di Aceh Singkil. Semua lokasi itu memiliki populasi buaya liar cukup banyak.
Sebelumnya pada 9 Desember 2018, seorang nelayan bernama Yasoziduhu, asal Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, juga babak belur diserang buaya liar. Serangan itu terjadi saat korban mencari tripang (hewan laut yang bisa dimakan atau timun laut) di lepas pantai Pulau Inasuri. (OL-13)
Baca Juga: Kementan Ajak Milenial Kalimantan jadi Wirausahawan Muda Pertanian
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Sebanyak 2.299 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Singkil, Provinsi Aceh.
Sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Singkil belum melakukan ujian semester ganjil tahun ajaran 2023-2024. Hal itu disebabkan banjir yang melanda.
GEMPA bumi dengan magnitudo (M)6,2 terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Senin (16/1/2023). Fenomena ini terjadi sekitar pukul 05:30 WIB dengan pusat gempa pada 47 Km tenggara Singkil.
PETANI kelapa sawit di kawasan Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, mulai lega. Pasalnya harga sawit tandan buah segar sudah mulai naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved