Rabu 17 Agustus 2022, 19:40 WIB

Kepala Desa di Brebes Diimbau Membuat Buku Sejarah Desa

Supardji Rasban | Nusantara
Kepala Desa di Brebes Diimbau Membuat Buku Sejarah Desa

MI/SUPARDJI RASBAN
Sarasehan Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Membangun Desa Bangsiri di Brebes, Jawa Tengah

 

 

PARA Kepala Desa (Kades) seyogiayanya membuat buku sejarah tentang desanya masing-masing, agar bisa diketahui oleh generasi penerus. Dengan mengenal sejarah desa bisa mendorong generasi penerus tersebut untuk lebih mencintai desa, sehingga mau berkiprah membangun kampung
halaman.

Hal itu disampaikan Budayawan Pantura Atmo Tan Sidik dalam sarasehan
Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Membangun Desa Bangsiri, dalam rangkaian peringatan HUT ke-77 RI di Balai Desa Bangsri, Kecamatan
Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (16/8) malam.

Atmo Tan Sidik yang juga mantan kades didapuk sebagai narasumber utama dalam sarasehan tersebut. Ia pernah menjabat sebagai Kades Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, selama lebih dari 9 tahun.

Dia menuturkan, banyak yang bisa digali dari setiap desa untuk mendorong masyarakatnya lebih maju dan sejahtera jika memang
serius untuk membangun desa.

"Apalagi pemerintah sekarang sudah memberikan dana desa yang bisa
dimanfaatkan secara optimal. Sayangnya, tidak sedikit Kades yang justru
menyelewengkan dana tersebut," tuturnya.

Atmo menyebutkan setiap desa bisa menampilkan makanan unggulan desa seperti ikan bandeng pepes lempung dan juga sea food kelapa ijo seperti yang sudah dilakukan pemilik Rumah Makan Teras Banyu, Samhaji
yang orang Desa Bangsri.

"Itu juga merupakan unggulan-unggulan yang mungkin terlihat sepele
tapi sebenarnya bisa laku di pasaran," jelasnya.

Ia memaparkan Desa Bangsri sudah masuk zona kawasan industri yang berarti bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga warganya tidak hanya menjadi buruh atau karyawan.

"Tokoh intelektual Desa Bangsri bisa melakukan pelatihan-pelatihan
kewirausahaan. Masyarakat yang tidak bekerja di pabrik-pabrik kawasan
industri itu bisa membuka usaha apa saja. Termasuk membuat kamar-kamar indekos yang bisa disewakan bagi para karyawan pabrik yang jumlahnya sampai ribuan," paparnya.
     
Kades Bangsri Muhson meminta warga menjadikan usulan itu sebagai referensi membangun desa. "Pak Atmo ini praktisi bukan sekadar berteori." (JI/N-2)

Baca Juga

Dok. Strabucks

Starbucks Masuk Papua, Buka Gerai di Jayapura dan Abepura

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 06:28 WIB
McEvoy mennambahkkan, tahun ini, pihaknya berencana untuk hadir di 10 kota baru di Indonesia, dan Jayapura salah...
dok.sahabat sandi

Sertifikat Halal Gratis dan Bazar Sembako Murah di Bandung Diserbu

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 05:50 WIB
RATUSAN masyarakat dan UMKM di Bandung menghadiri kegiatan Sertifikasi Halal dan Bazar Sembako Murah yang digelar oleh Relawan UKM Sahabat...
DOK Sinar Mas Land.

Digital Hub Gandeng Lima Universitas di Pulau Sumatra  

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:57 WIB
Kali ini, perusahaan kembali menggelar acara tersebut dengan nama baru yakni DNA Goes to Campus yang hadir untuk memberikan edukasi seputar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya