Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHABAT Ganjar hadir dalam pelaksanaan Istighosah dan Sholawat Akbar yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Assadiliyah, Kabupaten Garut, Kamis (11/8). Pada kegiatan kali ini, seluruh hadirin ikut serta mendoakan Para Pahlawan Indonesia menjelang 17 Agustus mendatang dan mendoakan Ganjar Pranowo supaya maju pada Pilpres 2024 mendatang.
Pada istighosah kali ini, seluruh relawan Sahabat Ganjar, yang dipimpin Gus Nahib, beserta Kiai, Ustaz, dan Ustazah serta ratusan santri dan masyarakat yang hadir menyemarakan Sholawat Nabi Muhammad.
Adapun kegiatan Sholawat ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar, Gus Nahib, Ketua DPC Kabupaten Garut, Rossi Awaludin, Pengasuh Pondok Pesanten Assadiliyah, Kyai Dede Kusnadi dan pengisi acara lainnya.
Acara Istighosah ini dibuka dengan lantunan Ayat Suci Al-Quran yang dibacakan oleh Ust. Cucu. Kegiatan Sholawat Akbar ini semakin meriah saat Tim Hadroh Pondok Pesantren Assadiliyah tampil untuk menyemarakan kegiatan kali ini.
Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar, Gus Nahib menyebutkan, Istighosah dan Sholawat Akbar kali ini adalah momen yang sangat baik untuk mendoakan Baginda Rasulullah dan Para Pejuang yang gugur untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Nabi Muhammad adalah manusia yang sempurna. Baginda Rasul harus menjadi tauladan kita untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Cara kepemimpinannya juga harus kita contoh saat memimpin umat muslim," buka Gus Nahib.
"Selain itu, kita juga harus mendoakan para Pahlawan Bangsa Indonesia yang sudah tumpah darah mempertahankan tanah air untuk kemerdekaan. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik disisi-Nya," ucap Gus Nahib.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC Garut, Rossi Awaludin mengungkapkan Sholawat dan Istighosah Akbar ini untuk mendoakan Bapak Ganjar Pranowo supaya senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran disetiap aktifitasnya.
"Mari kita doakan bersama Pak Ganjar sehat selalu. Kita juga doa bersama agar Pak Ganjar bisa melenggang mulus menuju Pilpres yang diadakan pada 2024 mendatang," ujar Rossi Awaludin.
Kegiatan berlanjut dengan Tausiyah yang dilaksanakan oleh KH. Yahya Kurnia. Selanjutnya, pujian untuk Baginda Rasulullah dengan bersholawat bersama dipimpin Ust Dede A. Kosasih
Pada penghujung acara, seluruh peserta yang hadir terenyuh pada Doa yang dipimpin Ust Enceng Muhidin. Para hadirin yang datang, seluruhnya menundukan kepala dengan begitu khusyuk saat berdoa.
Seusai pelaksanaan Doa, Gus Nahib meminta kepada masyarakat untuk mendoakan Ganjar Pranowo supaya menjadi Presiden selanjutnya.
"Untuk masyarakat Garut dan se Indonesia, ayo kita Doakan Pak Ganjar Pranowo supaya menjadi Presiden selanjutnya," tutup Gus Nahib.
Istighosah dan Sholawat Akbar ini ditutup dengan Foto bersama Gus Nahib, Rossi Awaluddin serta Kyai dan Ustadz, Ustadzah yang hadir. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved