Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob yang melanda perairan Pulau dan Pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai
Kamis (11/8).
Lewat keterangan tertulis, Rabu (10/8), Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Syaeful Hadi menyebutkan banjir rob disebabkan fenomena Parigee atau jarak terdekat bulan ke bumi dan fenomena bulan purnama (super full moon).
Fenomena tersebut terjadi pada 10 Agustus yang berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan.
"Berdasarkan pantauan dari data water level dan prediksi pasang surut sehingga dapat mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT berupa banjir pesisir," tulisnya.
Baca juga: Banjir Rob Rendam Jalan dan Tambak di Paciran
Banjir rob memberi dampak terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, perikanan darat serta bongkar muat di pelabuhan. BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir tersebut.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Tenau Kupang Agung Sudiono Abadi menyebutkan mulai 11-12 Agustus sejumlah wilayah di Pulau Flores berpotensi dilanda hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat yakni Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, Sikka dan Ngada.
Menurutnya, kelembaban udara dari lapisan atas hingga bawah cukup basah menyebabkan potensi penimbunan awan hujan.
"Waspadai juga potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan," ungkap Agung.(OL-5)
UNIVERSITAS Sugeng Hartono (USH) Solo Baru resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
SAMPAI dengan akhir tahun 2022, sejumlah daerah di Indonesia masih terdampak banjir rob. Hal ini disebabkan adanya fenomena bulan baru yang terjadi bersamaan dengan kondisi perigee.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved