Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN Program 1 juta hektare (Ha) budi daya kedelai yang digagas NasDem melalui Akademi Bela Negara (ABN) dan Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem terus memperlihatkan kemajuan yang signifikan.
"Jadi penanaman perdana di Keerom dengan luas 50 Ha pertumbuhannya sangat baik. Memasuki hari ke 34 tumbuhnya baik sekali dan NasDem sangat optimistis dengan program satu juta Ha budi daya kedelai," ungkap Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem, H Ayep Zaki, Selasa (9/8).
Ayep Zaki melanjutkan, di wilayah Papua juga telah direncanakan untuk menjangkau lebih luas lagi di antaranya di wilayah Merauke. Untuk masa uji coba awal akan ditanam kurang lebih 11 Ha di Merauke dan 1 Ha di Wasur, Papua. "Di Merauke paling tidak ditanam sekitar 12 ha di dua lokasi," ungkapnya.
Ayep pun mengapresiasi segala bentuk upaya dan dukungan yang dilakukan NasDem melalui Ketua Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem, H Sulaeman L Hamzah, yang juga anggota Komisi IV DPR RI.
Sebagai tim pelaksana di lapangan, Ayep Zaki juga mengapresiasi dukungan penuh dari Gubernur ABN NasDem, IGK Manila, yang terus menerus mendukung upaya program ini di seluruh Indonesia.
"Jadi saya berterima kasih kepada NasDem dengan apa yang saya cita-citakan untuk membangun ekosistem pertanian. Insyaallah saya akan terus bekerja keras, siang malam untuk terwujudnya ekosistem pertanian ini," tukas Ayep.
Sebelumnya, Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa DPP NasDem melakukan penanaman perdana kedelai seluas 50 Ha di Kampung Asyaman, Kecamatan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (21/7). Upaya tersebut menjadi langkah awal mewujudkan Program 1 juta Ha Penanaman Kedelai di Indonesia.
Kabupaten Keerom dipilih sebagai episentrum awal dari ekosistem pertanian yang digagas NasDem, lantaran pemerintah setempat sangat terbuka menerima program tersebut. NasDem juga akan terus bersafari ke seluruh wilayah Indonesia untuk mencapai satu juta Ha sesuai yang telah dicanangkan.
Program ini juga sudah dilaksanakan setidaknya di lima provinsi; Jawa Barat, Lampung, Papua, Papua Selatan, dan NTT. Setelah Papua, NasDem juga menjangkau Aceh untuk melakukan sosialisasi penanaman kedelai ke sejumlah wilayah seperti Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireun.
Sambutan luar biasa dilakukan para kader NasDem dan para petani usai mendengar penjelasan Program 1 Juta Ha Penanaman kedelai. Dari pertemuan itu kurang lebih diproyeksikan bisa menjangkau hingga 625 Ha luas lahan yang tersebar di Aceh Besar dan Bireun. (RO/O-2)
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan bahwa keterusterangan harus menjadi sikap dasar yang dipegang setiap kader partai.
Proses pemakaman sesuai dengan agama kepercayaan almarhum, yakni Hindu. Pelaksanaan menyesuaikan dengan keadaan di Jakarta.
Kepergian IGK Manila menjadi penanda berakhirnya perjalanan seorang tokoh karismatik, tegas, sekaligus pengayom.
RASA duka mendalam menyelimuti Menteri Komdigi Meutya Hafid atas kepergian almarhum Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) IGK Manila.
IGK Manila yang merupakan Gubernur ABN NasDem meninggal dunia pada Senin (18/8) di RS Bunda, Jakarta Pusat.
Jenazah IGK Manila akan disemayamkan di Aula ABN untuk memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, dan handai taulan memberikan penghormatan terakhir,
Ayep turut mengajak generasi muda dari seluruh cabang olahraga untuk menjadikan Perssi sebagai inspirasi.
KOTA Sukabumi meraih peringkat ketiga terbaik Realisasi Belanda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar 70,08%.
Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) Tus Wahid dalam menanggapi kiprah Ayep Zaki mengemukakan konsep Kota Sukabumi Menuju Kota Wakaf lahir dari pandangan visioner.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi pada Senin, (15/9) dan diterima oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
WALI Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia tiga tahun bernama Raya.
WALI Kota Sukabumi Ayep Zaki, menghadiri Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Pengusulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved