Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI dan masyarakat Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali mengekspor rempah-rempah dalam jumlah yang besar.
Setelah mengekspor 50 ton temulawak dan kunyit pada Maret 2022, Senin (8/8), sebanyak 300 ton komoditas serupa ditambah jahe dan
pinang mulai dikirim secara bertahap ke India.
Keberhasilan mereka tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah
Kabupaten Ponorogo dan PT Astra International Tbk yang menggagas program Desa Sejahtera Astra (DSA).
Fasilitator DSA, Slamet Riyanto, menjelaskan, sejak 2021, 10 desa di Kecamatan Slahung terpilih sebagai DSA berbasis ekspor. Berbagai program pendampingan pun terus dilakukan.
"Kita berhasil mengekspor perdana pada Maret 2022, 5 bulan setelah DSA terbentuk," kata Slamet saat pelepasan ekspor 300 ton temulawak, jahe, dan kunyit ke India, dari Desa Broto, Kecamatan Sluhung.
Ekspor 300 ton rempah-rempah senilai Rp3,5 miliar ini akan dilakukan
bertahap hingga November-Desember mendatang.
Menurut Slamet, keberhasilan ekspor rempah-rempah ini sangat dipengaruhi oleh dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ponorogo terhadap DSA.
Sebagai contoh, dia bersyukur karena Bupati Ponorogo mengeluarkan
kebijakan agar seluruh RT di wilayah tersebut menanam kunyit. "Pemda
Ponorogo, full support. Pemda mengeluarkan kebijakan untuk setiap RT
agar menanam kunyit," katanya.
Bahkan, lanjut Slamet, Pemkab Ponorogo langsung berkomitmen dengan mengajak setiap RT untuk melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan DSA agar program tersebut berkelanjutan.
"Pemda ingin DSA ini berkelanjutan. Seluruh RT akan MoU dengan Desa Sejahtera Astra untuk membeli hasil pertanian warga," ujarnya.
Kekuatan baru
Head of CSR Astra, Bima Krida Pamungkas, menjelaskan, pihaknya melakukan berbagai kegiatan dalam mendampingi DSA berbasis ekspor ini. Selain membantu mencari pembeli (offtaker) di luar negeri, pihaknya pun turun langsung dalam membantu proses pertanian tersebut.
"Sebanyak 6.800 RT kita beri bibit kunyit, sebanyak 6 ton dari Astra,"
katanya.
Tak hanya itu, Astra pun membantu petani dari 10 desa di Kecamatan
Slahung ini dengan menyiapkan solar dryer dome untuk mengeringkan
rempah-rempah tersebut.
"Kami juga membangun kapasitas petani dan menggandeng pengusaha lokal agar lebih bersinergi. Kami ingin menjadikan petani lokal ini sebagai kekuatan baru," katanya.
Lebih lanjut Bima menambahkan saat ini rempah-rempah tengah digandrungi di luar negeri terutama Timur Tengah dan Asia Selatan.
"DSA Ponorogo potensial untuk pengembangan rempah-rempah. Dari seluruh DSA yang ada, cuma Ponorogo yang punya rempah-rempah dan sudah ekspor," lanjut dia.
Oleh karena itu, Bima memastikan akan terus mendampingi DSA Ponorogo.
"Ini masuk tahun kedua pembinaan DSA Ponorogo. Harapannya sektor
rempah-rempah bisa dikembangkan tak hanya di 10 desa, tapi ke daerah
lain. BUM-Des bisa untuk penguatan bersama, sehingga proses hulu
hilir dari pengelolaan ini bisa kuat. Kolaborasi antara masyarakat, petani, dan BUM-Des," tegas Bima. (N-2)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved