Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN Baru Islam 1444 Hijriyah merupakan momentum perubahan baik dalam berprilaku maupun beribadah kepada Allah SWT.
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Agus Salam mewakili Pemerintah Kota Pematangsiantar saat menghadiri Penutupan Gebyar Muharram 1444 H dan Milad Remaja Islam Masjid Al Abrar (RIMA) yang digelar di halaman Masjid Al Abrar, Jalan Aru Pematang Siantar, Sumatra Utara. kemarin.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Agus Salam mengatakan, Pemerintah Kota Pematang Siantar menyampaikan apresiasi kepada RIMA yang telah menyelenggarakan Gebyar Muharram dan menyantuni anak yatim.
Melalui kegiatan tersebut, dia berharap tidak hanya sekedar seremonial namun harus memberikan makna positif. Sehingga melalui Gebyar Muharram lahir generasi-generasi muda Islami yang cerdas, berprestasi, serta berakhlakul karimah.
"Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, mari kita lebih mengingat Allah SWT. Dengan menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Bagaimana kita selaku umat Islam bisa menuju perubahan, baik dalam berprilaku maupun beribadah kepada Allah SWT yang lebih baik lagi," ajak dia.
Selain itu dia juga mengajak seluruh warga, termasuk jamaah Masjid Al Abrar dan RIMA untuk bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi, serta mendukung program-program Pemko Pematang Siantar khususnya program yang menyentuh langsung masyarakat sehingga bisa sama-sama hijrah menuju Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.
"Tak lupa, kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh warga di Kota Pematang Siantar untuk menjaga toleransi. Menghindari konflik dan segala sesuatu yang berpotensi memecah-belah dan merusak kerukunan. Termasuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumber dan faktanya atau hoax," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Getol Dorong Toleransi, Boy Rafli Dianugerahi Gelar Pangeran Sentana
MARAKNYA aksi pencurian meteran air PDAM milik pelanggan di Kota Pematangsiantar, pihak PDAM Tirta Uli membantah isu yang berkembang di masyarakat mengenai adanya dugaan persekongkolan.
Pansus DPRD Kota Pematangsiantar menelusuri dugaan penyimpangan prosedur administrasi dan mark-up harga pembelian eks rumah singgah Covid-19.
Optimalisasikan anggaran untuk meningkatkan pelayanan publik.
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.
Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar Robert Tua Siregar mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak.
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved