Selasa 19 Juli 2022, 19:39 WIB

Tiga Korban KKB asal Sulsel akan Peroleh Kompensasi Pemerintah

Lina Herlina | Nusantara
Tiga Korban KKB asal Sulsel akan Peroleh Kompensasi Pemerintah

Antara/Fransisco Carolio.
Orangtua korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Juda Gurusinga.

 

TIGA dari 12 korban penembakan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua, ialah warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Saat ini ketiganya sudah menjalani proses pemakaman di kampung halaman masing-masing.

Ketiga korban asal Sulsel yaitu Taufan Amir dan Sirajuddin, warga Kecamatan Pasimasunggu Timur, berprofesi sebagai tukang kayu serta Daeng Marannu dari Kecamatan Takkabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, berprofesi sebagai pedagang. Setelah diterbangkan dari Papua ke Makassar, jenazah ke tiga korban dijemput keluarga dan langsung dibawa lewat jalur darat dan menyeberang ke Selayar dengan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Suasana haru jelas terpancar dari keluarga korban. Mereka tidak henti meneteskan air mata. Bukan hanya karena kehilangan keluarga, mereka juga tidak dapat melihat dan memeluk jenazah yang sudah terbungkus dalam peti jenazah.

Sumiati, istri dari almarhum Daeng Marannu, dalam tangisnya mengaku sebelum kejadian, korban sempat menelepon ketiga anaknya yang masih kecil-kecil karena kangen. "Iye dia jualan di sana. Sebelum kejadian itu, dia janji sama anaknya untuk pulang," akunya.

Bupati Kepulauan Selayar, Basli Ali, mengungkapkan duka cita atas kejadian yang menimpa warganya di perantauan. Sebagai rasa prihatin, dia menjemput dan membantu memudahkan administrasi untuk pemakaman di Selayar.

Baca juga: Elisabeth, Ibu Korban KKB Papua: Anak Saya tidak Angkat Senjata, Mengapa Kalian Tembak?

Karena kejadian itu, Basli menyebut pemerintah kabupaten tentu tidak tinggal diam dan akan memberi bantuan kompensasi kepada korban. "Kompensasi tidak hanya berasal dari kami, tetapi juga Kementerian Sosial dan Pemprov Sulsel yang saat ini dalam proses administrasi," ungkap Basli.

Ketiga korban tersebut meninggal, Sabtu (16/7), saat bersama korban lain menumpangi truk di Kampung Nogolait, Nduga, Papua, dan tiba-tiba diserang kelompok kriminal bersenjata di sana. Dari 12 orang di atas truk, 10 meninggal dunia, termasuk tiga warga Sulsel, dan dua lainnya dalam kondisi terluka. (OL-14)

Baca Juga

DOK/PHI GROUP

Pelangi Hotel Internasional Kelola Taman Wisata Air Krakatau Kahai Beach Lampung

👤Media Indonesia 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 12:45 WIB
Hotel dan permainan air ini memiliki lokasi yang sangat strategis, karena berada di pinggir pantai, dengan pemandangan laut...
dok.ist

Meriahkan HUT RI, Relawan Des Ganjar Gaungkan Nilai Patriotisme dan Cinta Tanah Air

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 09:31 WIB
JARINGAN relawan Des Ganjar Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memperingati HUT ke-77 RI dengan menggelar beragam perlombaan yang sangat...
Antara

Cegah Penyebaran PMK, Boyolali Perpanjang Penutupan Lima Pasar Hewan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 09:27 WIB
Pemerintah Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah masih memperpanjang waktu penutupan lima pasar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya