Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kapal land craft tank (LCT) Anugerah Indah tenggelam di perairan
Sanipah, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan setelah diterjang
gelombang akibat kondisi cuaca buruk. Empat orang anak buah kapal (ABK)
berhasil diselamatkan, namun masih ada sejumlah ABK dikabarkan terjebak di dalam kapal LCT yang tenggelam.
Peristiwa tenggelamnya kapal LCT Anugerah Indah yang mengangkut alat berat jenis exavator tersebut terjadi, Jumat (24/6). Lokasinya sekitar lima mil dari Desa Sanipah, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten
Tanah Laut.
"Tim rescue sudah meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan
evakuasi dan pencarian korban lainnya," ungkap Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin, Al Amrad.
Sejauh ini ada empat orang ABK berhasil diselamatkan kapal SPOB
Fery XII milik perusahaan Lintas Samudera Borneo yang melintas di lokasi kejadian. Mereka berhasil selamat setelah sempat terkatung-katung beberapa jam di tengah gelombang laut yang tinggi.
Diduga masih ada lima orang ABK yang terjebak di dalam kapal
LCT Anugerah Indah dan ikut tenggelam. Beni, juru mudi LCT Anugerah Indah yang berhasil selamat mengatakan kapal nahas tersebut berangkat dari pelabuhan Muara Banjar, Kalsel tujuan Samarinda, Kalimantn Timur.
Pada bagian lain kondisi cuaca buruk berupa hujan deras menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kotabaru dilanda banjir. Kepala
BPBD Kalsel, Mujiyat dalam laporannya menyebut banjir terjadi sejak Kamis (23/6) merendami ratusan rumah warga di Desa Semayap dan Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut. (N-2)
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved