Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIKAT Petani Indonesia (SPI) Kalimantan Selatan mendorong agar tanaman kopi dan tanaman bernilai ekonomis lain seperti buah-buahan menjadi tanaman utama gerakan atau program penghijauan pemerintah.
Hal ini dikemukakan Ketua SPI Kalsel Dwi Putera Kurniawan, Rabu (22/6).
"Sudah selayaknya pemerintah mengganti tanaman penghijauan atau rehabilitasi hutan dan lahannya dengan tanaman bermanfaat dan bernilai ekonomis bagi masyarakat, salah satunya tanaman kopi," kata Dwi Putera.
Menurutnya pemilihan jenis tanaman penghijauan yang tidak mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat sekitar ikut mempengaruhi kurang berhasilnya gerakan penghijauan/rehabilitasi hutan dan lahan selama ini. Pihaknya melihat gerakan penghijauan yang dilakukan pemerintah selama ini kurang mendapat dukungan masyarakat.
Dikatakannya dalam beberapa waktu terakhir, SPI Kalsel telah ikut membantu pengembangan sekitar 3.000 hektare tanaman kopi di sejumlah daerah di Kalsel seperti Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin dan Hulu Sungai Tengah.
"Tanaman kopi yang kita kembangkan adalah tanaman kopi lokal. Sebagian merupakan milik petani, swasta yang memiliki lahan tidur hingga beberapa yayasan pendidikan pesantren," imbuhnya.
Baca juga: Presiden Minta Penghijauan di Sekitar Jalan tol untuk Delegasi G20
Dwi Putera melanjutkan, dengan gencarnya pengembangan tanaman kopi merupakan bagian dari upaya pemulihan dan pelestarian lingkungan. Pihaknya menargetkan dalam beberapa tahun ke depan Kalsel dapat memenuhi permintaan ekspor kopi lokal ke sejumlah negara yang sejauh ini belum bisa terpenuhi.
Sebelumnya, permintaan kopi lokal Kalsel atau kopi Meratus jenis robusta dan liberika datang dari para pengusaha Mesir. Pangsa pasar Kopi Meratus saat ini dinilai cukup menjanjikan.
Hal senada juga dikemukakan Kosim, pegiat lingkungan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dikatakannya, masyarakat petani dan warga korban bencana berharap pemerintah dapat mengganti tanaman penghijauan dengan tanaman bernilai ekonomi sehingga diharapkan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat, sekaligus upaya pelestarian lingkungan yang berkualitas.(OL-5)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo Jember mampu memperluas skala bisnis hingga menembus pasar ekspor komoditas kopi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved