Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNGAI Batang Arau sebagai sungai terbesar di Kota Padang yang juga merupakan kawasan wisata masih memiliki daya tarik yang rendah. Salah satu penyebabnya adalah kualitas air yang belum baik sebagai akibat belum optimalnya pengelolaan sanitasi di kawasan tersebut baik sampah ataupun air limbah rumah tangga. Kegiatan industri, rumah sakit, bengkel, limbah pasar merupakan sumber pencemar dari badan air Batang Arau.
Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan industri walaupun membuang limbah cairnya telah sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan, namun karena efek dari akumulasi polutan, kualitas air Batang Arau jadi turun. Selain itu, sedimentasi dari ruang terbuka akibat alih fungsi lahan menambah kompleks permasalahan yang ada.
"Oleh karena itu, Pemko Padang terus bersinergi dengan stakeholder lokal ataupun nasional bahkan internasional untuk melakukan upaya optimalisasi kualitas Sungai Batang Arau," kata Mairizon, Selasa (21/6).
Baca juga: Kawasan Batang Arau Padang Dijadikan Pusat Jajanan Tradisional
Ia menambahkan, perubahan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Arau adalah faktor yang dapat merusak fungsi hidrologis DAS, sehingga meningkatkan erosi dan konsentrasi sedimen di DAS Batang Arau. Untuk melakukan pengendalian erosi dan sedimentasi pada DAS Batang Arau, perlu dilakukan konservasi tanah dan pembuangan sedimen. Hal ini berada di bawah wewenang Badan Wilayah Sungai V.
"Sampah-sampah yang bermuara di Sungai Batang Arau berasal dari hulu sampai hilir sungai. Untuk menjaga sungai Batang Arau dari sampah diperlukan berbagai upaya pengelolaan dari hulu hingga hilir agar Sungai Batang Arau terjaga kualitasnya," tuturnya.(OL-5)
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Karena itu, pihaknya mulai memberlakukan operasional kebun binatang sampai malam hari setiap akhir pekan.
Karena khawatir harus membayar royalti, pengelola wisata memilih menyiasati aturan ini. Misalnya hanya memutar lagu dari musisi yang membebaskan lagu-lagunya diputar di tempat umum.
Kota Medan Aesthetic dan Spot Fotonya. Medan aesthetic: Jelajahi spot foto unik & Instagramable di Medan! Temukan hidden gems & sudut kota yang memukau.
Dermaga Singkarak, salah satu destinasi wisata utama di sana, misalnya, tak terjadi antrean kendaraan untuk memasuki kawasan tersebut.
Transjakarta juga menambah waktu operasional armada rute tempat wisata dari semula hingga pukul 22.00 menjadi hingga 23.00 WIB mulai 31 Maret-7 April 2025.
Ada penambahan operasional armada sebanyak 20% untuk rute-rute wisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved