Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi bencana saat cuaca ekstrem di musim pancaroba.
Kepala BPBD Provinsi Babel. Mikron Antariksa mengatakan sejumlah daerah di Babel masih berpotensi terjadinya cuaca ekstrem khususnya saat peralihan musim. Untuk itu, pihaknya menghimbau masyarakat waspada potensi bencana yang ditimbulkan seperti banjir, rob, gelombang tinggi, puting beliung, dan petir.
"Cuaca kita ekstrem, terlebih saat hujan deras. Petir dan angin kencang berpotensi terjadi. Ini harus diwaspadai," kata Mikron. Senin
(13/6).
Ia menyebutkqn cuaca ekstrem saat ini juga harus diwaspadai oleh para penambang "Jika hujan deras dan petir, mohon untuk tidak menambang sebab tanah galian rawan longsor," ungkap dia.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau nelayan untuk waspada cuaca ekstrem di laut. "Sebelum melaut alangkah baiknya cari informasi cuaca dulu. Jika tidak memungkinkan, jangan melaut guna mengantisipasi kecelakaan laut," ujarnya. (OL-15)
Anak-anak hingga dewasa rentan menderita sakit lantaran pada musim pancaroba terjadi perubahan cuaca yang terlalu ekstrem.
WILAYAH Indonesia saat ini memasuki pancaroba atau pola peralihan dari musim hujan ke fase awal musim kemarau. Sehingga jangan heran jika hujan masih mengguyur sejumlah daerah.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim hujan ke musim kemarau.
Untuk menghindari risiko penyakit pernapasan karena polusi, sebelum keluar rumah masyarakat bisa mengecek kualitas udara dari sosial media atau aplikasi terkait.
BMKG menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa pancaroba, yaitu transisi dari musim hujan menuju musim kemarau
Melindungi Si Kecil dari paparan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan masker di sekolah, tempat umum, dan tempat ramai lainnya (untuk anak berusia lebih dari 2 tahun).
Cuaca panas ekstrem saat ini tentu membuat tubuh mudah berkeringat, lalu kita harus mandi berapa kali sehari?
Cuaca panas ekstrem di Indonesia diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Oktober 2025. BMKG mengungkapkan alasan fenomena ini dan dampaknya terhadap cuaca di berbagai wilayah.
Kemenkes mengingatkan masyarakat agar siaga terhadap berbagai penyakit yang bisa muncul saat peralihan musim seperti saat ini, salah satunya demam berdarah dengue atau DBD
Masyarakat diminta waspada terhadap cuaca ektstrem dengan hujan lebat disertai angin kencang yang bisa terjadi secara lokal atau sporadis jelang peralihan musim.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir Oktober 2024.
Pada musim peralihan atau pancaroba, potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dengan angin kencang terjadi pada sore hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved