Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi masih jadi ancaman di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyusul tingginya intensitas curah hujan. Kurun sepekan terakhir, terjadi beberapa kali bencana banjir akibat luapan sungai serta tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal, menuturkan sampai saat ini kondisi cuaca terbilang masih cukup ekstrem. Intensitas curah hujan tinggi kerap disertai angin kencang yang berdampak terhadap terjadinya bencana.
"Cuaca itu kadang bisa diprediksi, kadang juga tak bisa diprediksi. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat tetap waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi yang masih terjadi hingga saat ini," terang Rizal, Rabu (8/6).
Diprediksi sebelumnya, memasuki pertengahan tahun atau antara Juni dan Juli, sebetulnya sudah memasuki musim kemarau. Namun, kata Rizal, di Kabupaten Cianjur intensitas curah hujan masih cukup tinggi. "Bisa jadi prediksinya saat ini merupakan pancaroba atau peralihan musim hujan ke kemarau," jelasnya.
Namun, sebut Rizal, pada kondisi cuaca apapun, para personel BPBD Kabupaten Cianjur tetap siaga. Wilayah selatan, kata Rizal, menjadi daerah yang cukup diwaspadai rawan berbagai potensi bencana.
"Seperti kita maklum, wilayah selatan cukup rawan, terutama tanah longsor sebagai dampak cuaca ekstrem. Potensi bencana hidrometeorologi kemungkinan masih berlangsung," terangnya.
Rizal menyebut sudah mengingatkan semua camat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebencanaan. Terutama di wilayah yang merupakan daerah rawan. "Kami lakukan berbagai upaya antisipasi dampak cuaca ekstrem," ucap Rizal.
Ia mengaku, BMKG dan BPBD Provinsi Jawa Barat sudah mengingatkan kondisi cuaca ekstrem sekarang. Rizal pun mengaku sudah mengimbau semua elemen BPBD di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa dan kelurahan tetap waspada. "Personel Retana (relawan tangguh bencana) yang ada di setiap desa dan kelurahan, juga kami siagakan," pungkasnya. (OL-15)
ARUS lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali kembali normal setelah arus mudik balik lebaran 2026
HARGA daging di Sukabumi hari ini 25 Maret 2026 masih cukup tinggi setelah idulfitri 1447 Hijriah. Harga daging rata-rata masih berkisar Rp150 ribu per kilogram
ARUS balik lebaran 2026 atau H+3 di jalur arteri lingkar gentong atas menuju Bandung mengalami peningkatan dan kemacetan panjang mencapai 8 kilometer, di jalur Ciawi, Jawa Barat
ARUS lalu lintas di sejumlah lokasi di Jawa Barat dalam kondisi ramai tapi lancar, pada Selasa (24/3) dari pagi hingga siang hari.
ANGGOTA Polairud berhasil selamatkan 4 orang wisatawan berasal dari Kabupaten Bandung Barat setelah terseret arus ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
HARI kedua atau H+2 Lebaran 2026 terjadi peningkatan arus kendaraan yang melawati exit Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved