Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Haji Maming Enam Sembilan, yang didirikan oleh Ketua Umum HIPMI, Mardani H Maming, akan kembali menggelontorkan dana beasiswa kepada dosen dan mahasiswa.
Sejak 2008, Yayasan H Maming tercatat telah menggelontorkan dana sebanyak Rp3,12 miliar untuk calon dosen dan dosen di UIN Antasari Banjarmasin.
Selain itu, beasiswa sebanyak Rp4,8 miliar telah dikucurkan untuk 21 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang mengikuti program S3 Ilmu Sosial di Universitas Airlangga Surabaya sejak Januari 2018.
"Bantuan sampai sekarang masih berlanjut. Saat ini sudah masuk semester akhir," ujar Juru Bicara Yayasan H Maming, Fahrani, Senin (30/5)
Ia menambahkan, Yayasan H. Maming yang didirikan beberapa tahun silam ini berkomitmen untuk terus membantu mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan UIN Antasari berkuliah hingga lulus.
Jumlah total beasiswa yang telah digelontorkan Yayasan H Maming enam sembilan berjumlah Rp11,9 Miliar.
“Kami menyerahkan bantuan dana untuk beasiswa bagi calon dosen UIN Antasari sebesar 122 juta rupiah dan beasiswa program S3 bagi 50 dosen dengan total biaya 3 miliar rupiah,” ujar Farhani.
Fahrani menyebut, tiap semester Yayasan H. Maming memberikan beasiswa SPP kuliah S3 kepada 50 penerima bantuan. Masing-masing penerima setiap satu semesternya mendapatkan Rp6 juta per orang.
"Bantuan itu berlangsung selama 10 semester. Jadi totalnya, tiga miliar rupiah," jelasnya.
Pihak UIN Antasari Banjarmasin merespons positif atas bantuan Yayasan H Maming yang memberi dana beasiswa bagi para dosen di UIN Antasari. Rektor UIN Antasari Mujiburahman mengaku selektif mengucurkan dana beasiswa itu agar tepat sasaran.
Selain di UIN Antasari, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin juga mendapat kucuran dana yang cukup besar.
Pada tahap awal, ada 25 mahasiswa asal Kabupaten Tanah Bumbu yang mendapatkan program beasiswa tersebut. Per semesternya dibekali uang kuliah dan biaya hidup Rp5 juta setiap orang. Sehingga jika selama empat tahun atau delapan semester, tiap mahasiswa menerima bantuan Rp40 juta hingga mereka lulus.
Selain itu ada tambahan lagi sebanyak 25 mahasiswa dan direncanakan total 100 orang penerima beasiswa. Jika dikalkulasi, Yayasan Haji Maming Enam Sembilan menggelontorkan bantuan Rp4 miliar dengan rincian per angkatan menerima Rp1 miliar.
"Untuk tahun pertama memang hanya mahasiswa asal Kabupaten Tanah Bumbu, namun tahun berikutnya bisa dari daerah lain 50 persen kita alokasikan sesuai kebutuhan," jelas Kasubag Kerja sama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Rahman. (OL-8)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved