Kamis 26 Mei 2022, 13:36 WIB

Kesulitan Pupuk ZA Lantaran Keterlambatan Transportasi

Tosiani | Nusantara
Kesulitan Pupuk ZA Lantaran Keterlambatan Transportasi

MI/M Ghozi
Ladang Tembakau

 

BUPATI Temanggung, Jawa Tengah M Al Khadziq mengatakan, kesulitan mendapatkan pupuk ZA yang dialami para petani tembakau dalam beberapa waktu terakhir lantaran adanya keterlambatan transportasi pada libur Lebaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Khadziq mengku telah berkirim surat kepada PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) untuk mempercepat distribusi pupuk, khususnya ZA. Sebab pupuk ini sangat dibutuhkan petani untuk pemupukan tanaman tembakau.

"Satu minggu atau dua minggu ini paling lama, tembakau harus dipupuk ZA, jika tidak maka akan menurunkan produktivitas tembakau di tahun ini. Ini berkaitan dengan tingkat kesejahteraan petani," katanya, Kamis (26/5).

Menurutnya, ada pergeseran tanam tembakau pada musim tahun ini, sehingga pemupukan juga bergeser dari April menjadi Mei. PIHC rupanya masih berpatokan pada jadwal alokasi, yang membuat petani kesulitan mendapatkan ZA. "Telah disepakati ada percepatan alokasi. PIHC berkomitmen memenuhi kebutuhan pupuk petani, sesuai yang dibutuhkan," katanya.

Tri Supono, salah seorang petani di Dusun Lamuk, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung mengaku sudah mencari pupuk ZA bersubsidi di kios pupuk di daerahnya yang telah ditunjuk secara khusus untuk melayani pembelian pupuk dengan kartu tani. Namun pupuk ZA tersebut langka. "Saat ini kesulitan pupuk jenis ZA, tidak ada terus stoknya yang subsidi. Adanya pupuk urea.

Tri Supono menanam 6.000 pohon tembakau pada lahannya seluas 0,5 hektare. Usia tanamannya sekarang sudah mencapai 50 hari, sehingga mestinya sudah saatnya memberi pupuk tambahan. Untuk 6.000 pohon itu ia butuh 400 kilogram pupuk ZA.

Pupuk ZA bersubsidi biasanya bisa didapat dengan harga Rp88 ribu per sak isi 50 kilogram. Karena pupuk subsidi langka, ia terpaksa merogoh kocek lebih banyak untuk membeli pupuk ZA nonsubsidi dengan harga Rp400 ribu per sak isi 50 kilogram. Selebihnya ia menggunakan pupuk urea sebagai campuran. (TS/OL-10)
 

Baca Juga

DOK.MI

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Angkutan BBM Ilegal Terbakar di Muba

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:45 WIB
Ketiganya ditangkap Satreskrim Polres Muba secara terpisah di rumah...
Dok. Mutuagung Lestari

Perluas Jasa Uji Kualitas Lingkungan, Mutuagung Lestari Resmikan Laboratorium di Pontianak

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:41 WIB
Saat ini, PT Mutuagung Lestari memiliki lima cabang laboratorium lingkungan yang berada di Samarinda, Pekanbaru, Pangkalan Bun, Medan dan...
DOK MI.

Polda Jambi Tangkap Lima Pelaku Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi

👤Solmi 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:30 WIB
Mereka ialah dua operator APMS Andi, 42, dan Kodri, 46, tiga pembeli penampung atas nama Zulfala, Jumino, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya