Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI pandemi yang terus melandai tidak mengendurkan upaya Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Aceh. Akselerasi vaksinasi tetap dilakukan untuk pemerataan rasio vaksin terutama dosis kedua hingga ketiga atau booster.
Kepala BIN daerah Aceh, Andi Roediprijatna W mengatakan, Binda Aceh mengintensifkan vaksinasi Covid-19 di 7 kabupaten kota di Aceh yakni di Bireuen, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah dan kota Banda Aceh.
Menurutnya, capaian vaksinasi di Aceh tergolong baik, namun pihaknya terus menggenjot vaksinasi guna mencapai target vaksin dosis dua dan tiga atau booster.
“Berdasarkan data sampai dengan 22 Mei 2022, untuk dosis pertama sudah mencapai 100,50 persen. Sementara untuk dosis kedua tercatat 76,95 persen, dan dosis ketiga 16,9 persen.
Kita bertekad segera menaikkan capaian dosis kedua dan ketiga yang memang masih tertinggal," kata Andi, dikutip Selasa (24/5/2022).
Kabinda Aceh itu menuturkan, guna mencapai target tersebut, pihaknya mengintesifkan vaksinasi di wilayah-wilayah 4T yaitu terpencil, terdalam, terluar, dan terjauh. Vaksinasi diintensifkan setiap hari, baik hari kerja maupun hari libur.
“Berkat vaksinasi yang kita kita lakukan selama dua tahun terakhir, pandemi sudah semakin terkendali dan pelonggaran aktivitas masyarakat sudah semakin luas. Hal ini harus kita syukuri dengan cara melanjutkan vaksinasi hingga tuntas ke dosis ketiga atau booster,” terangnya.
Lanjut Andi, capaian vaksinasi yang digelar pihaknya cukup menggembirakan, dalam sehari kegiatan jajarannya bisa melayani sebanyak 1.523 warga, dengan rincian dosis 1 dan 2 sebanyak 740 dosis, sedangkan booster sebanyak 783 dosis.
Meski Pemerintah kini membolehkan masyarakat melepas masker saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai, namun Andi tetap menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi segala aturan terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes) sekalipun sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Vaksin itu sifatnya mencegah, maka dari itu kami tekankan untuk tetap mematuhi prokes saat beraktifitas. Karena, sekalipun sudah di vaksin tidak menjamin akan terhindar dari Covid-19 jika tidak di imbangi dengan penerapan prokes yang baik dan benar,” tandasnya.(OL-13)
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved