Sabtu 14 Mei 2022, 19:10 WIB

Politeknik Kesehatan Malang Tingkatkan Kerja Sama dengan Timor Leste

Bagus Suryo | Nusantara
Politeknik Kesehatan Malang Tingkatkan Kerja Sama dengan Timor Leste

MI/BAGUS SURYO
Direktur Nasional SDM Kemenkes Timor Leste Augusto Joaquim Pinto dan Direktur Poltekkes Malang Budi Susatia

 

POLITEKNIK Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Malang, Jawa
Timur, menjalin kerja sama peningkatan sumber daya manusia bidang
kesehatan dengan Pemerintah Timor Leste.

"Sebenarnya nota kesepahaman sudah dilakukan 2019, tapi tertunda karena
covid-19. Sekarang, kerja sama ditindaklanjuti lagi sejalan dengan
penurunan pandemi covid-19," tegas Direktur Poltekkes Malang Budi
Susatia, Jumat (13/5).

Budi menjelaskan kerja sama yang dimaksud terkait tugas belajar
mahasiswa Timor Leste di Poltekkes Malang. Nantinya, kerja sama akan
ditingkatkan dengan pertukaran mahasiswa dan dosen termasuk praktik.

Wakil Direktur III Poltekkes Malang Ganif Djuwadi menambahakan kerja
sama penerimaan mahasiswa baru dari Timor Leste itu semula meliputi  Program Studi Kebidanan, Keperawatan, Perekam Medik dan Informasi Kesehatan.

Setelah pandemi covid-19 menurun, lanjutnya, perwakilan Pemerintah Timor Leste datang ke Malang untuk menindaklanjuti kerja sama.

"Sesuai kebutuhan SDM di Timor Leste, ada perubahan Prodi menjadi Gizi
dan Teknologi Bank Darah," katanya.

Penerimaan mahasiswa baru dari Timor Leste itu akan mendaftar melalui
jalur mandiri yang dibuka 17 Mei 2022.

Sementara itu, Direktur Nasional SDM Kemenkes Timor Leste Augusto
Joaquim Pinto menyatakan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia salah
satunya peningkatan SDM di lembaga pemerintah dan swasta.

"Kami memberikan kesempatan pada putra-putri Timor Leste belajar di
Poltekkes Malang," ujarnya.

Karena itu, Pinto bersama Direktur Departemen Kerja Sama Kemenkes Timor
Leste Adelia Maria Moniz Barreto menindaklanjuti kerja sama tersebut.

"Kita mengirim orang terutama ahli bank darah dan nutrisi maksimum lima
orang kuliah di Poltekkes Malang. Itu yang akan kami implementasikan,"
tuturnya.

Menurut Pinto, kebutuhan SDM ahli bank darah dan nutrisi sangat
diperlukan mengingat Timor Leste memiliki enam rumah sakit yang
memerlukan tenaga spesifik.

"Manfaat MoU ini, kita memiliki tenaga kerja yang handal dan bisa
dipakai sesuai pekerjaan," pungkasnya. (N-2)

 

Baca Juga

dok.Barantan

Warga Padang Ekspor Perdana Cicak ke Hong Kong

👤Yose Hendra 🕔Selasa 24 Mei 2022, 15:20 WIB
WARGA Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mengekspor sebanyak 330 Kg cicak kering ke Hong...
dok.ist

Jadi Panutan Masyarakat Sunda, Brigjen (Purn) Budi Setiawan Raih Penghargaan

👤Kristiadi 🕔Selasa 24 Mei 2022, 14:57 WIB
BRIGJEN Pol (Purn) Budi Setiawan menerima penghargaan dari Pengasuh Pakarang Adat Nusantara Abah Dr. Yusuf...
dok.Ant

Calhaj Ciamis yang Sudah Konfirmasi Ada 502 dari Kuota 508 Orang

👤Adi Kristiadi 🕔Selasa 24 Mei 2022, 14:36 WIB
CALON jemaah haji tahun ini Kabupaten Ciamis mendapatkan kuota sebanyak 508 orang yang sudah konfirmasi baru 502 tinggal enam orang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya