Kamis 28 April 2022, 17:18 WIB

Harga Daging Sapi di Palembang Tembus Rp180.000 per Kilogram

Dwi Apriani | Nusantara
Harga Daging Sapi di Palembang Tembus Rp180.000 per Kilogram

MI/Dwi Apriani.
Gerai stand Bulog Divre Sumsel Babel yang menjual daging kerbau beku Rp80.000 per kilogram di pasar murah Palembang.

 

HARGA daging sapi di Kota Palembang, Sumatra Selatan, menembus hingga Rp180.000 per kilogram pada H-4 lebaran. Hal ini dinilai karena permintaan masyarakat yang cukup tinggi terhadap harga daging sapi segar. 

Aflatun, pedagang di Pasar KM 5 Palembang, mengatakan, harga daging sapi segar saat ini terjadi kenaikan harga. "Pada dasarnya naik karena permintaan yang tinggi. Apalagi ini lebaran perdana setelah dua tahun terakhir dilarangnya mudik. Jadi karena euforia inilah yang membuat antusias masyarakat membeli daging semakin tinggi," jelasnya.

Kenaikan harga daging sapi mulai terjadi sepekan setelah memasuki Ramadan. Biasanya harga daging sapi segar di pasar tradisional tersebut hanya berkisar Rp110.000 per kilogram.

"Ini harga langsung dari agen. Jadi memang modalnya sudah tinggi. Harganya bisa terus naik, bahkan bisa saja tembus Rp200.000 per kilogram besok atau lusa," jelasnya.

Kenaikan harga daging sapi di Sumsel terjadi karena faktor permintaan menjelang lebaran. "Semakin tinggi permintaan semakin tinggi juga harganya. Karenanya, kami meminta agar masyarakat membeli daging sapi sesuai kebutuhan saja. Intinya harga ini naik juga dampak dari psikologi masyarakat dalam menyambut lebaran tahun ini," ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan, Ruzuan Effendi.

Namun ia menegaskan bahwa stok daging sapi di Sumsel dalam kondisi mencukupi. "Harganya tinggi bukan karena tidak ada stok, malah stoknya banyak dan melimpah. Hanya ada sebagian pedagang yang tertarik untuk menaikkan harga karena permintaan tinggi di tingkat konsumen," jelasnya.

Baca juga: Penumpang Kapal yang Turun di Pelabuhan Kendal Waspadai Hipnotis dan Gendam

Ruzuan berharap agar harga daging sapi saat ini sudah maksimal dan tidak ada permainan harga dari pedagang pasar. "Harapan kita harga tidak semakin melambung. Bahkan jangan sampai tembus Rp200.000 per kilogram karena akan membuat konsumen merasa berat," jelasnya.

Untuk memberikan pilihan kepada masyarakat, pihaknya memberikan solusi dengan menggelar pasar murah di kawasan kantornya yakni menyediakan daging sapi beku yang dijual Rp120.000 per kilogram dan daging kerbau beku seharga
Rp80.000. Bisa jadi pilihan masyarakat, kualitasnya sama saja tetapi harganya terjangkau," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Covid-19 Masih Naik, Jateng Tetap Gelar PTM 100 Persen

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:46 WIB
KASUS covid-19 di berbagai daerah di Jawa Tengah kembali meningkat dan kini telah mencapai 1.555 warga dirawat di rumah sakit maupun...
dok.ist

Nelayan Sulsel Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:56 WIB
TERIKNYA mentari di pesisir Matene tak menggoyahkan semangat komunitas nelayan di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel menyatakan dukungan...
DOK MI.

Junjung Netiket, Jadi Pejuang Antihoaks

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:15 WIB
Di antara netiket yaitu kompetensi mengakses informasi sesuai netiket serta menyeleksi dan menganalisis informasi saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya