Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN masyarakat akan uang tunai dipastikan meningkat setiap momentum Lebaran. Tak terkecuali pada tahun ini yang diprediksi
akan dibanjiri pemudik yang membutuhkan uang tunai.
CEO Bank Mandiri wilayah Jawa Barat, Wisnu Trihanggodo, mengatakan,
pihaknya menyiapkan uang tunai sebanyak Rp6,6 triliun untuk
mengantisipasi kebutuhan warga pada Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut
akan disebar di 1.207 ATM di seluruh areanya.
"Dari jumlah itu, Rp535 miliarnya berupa uang baru untuk keperluan
nasabah," katanya di Bandung, Selasa (19/4).
Dibanding Lebaran tahun lalu, menurutnya jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun ini meningkat 13%, sedangkan jumlah uang baru meningkat 23,8%.
Peningkatan ini, kata dia, sejalan dengan langkah pemerintah yang
membolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada lebaran kali
ini. "Kebutuhan uang tunai untuk ATM di Jawa Barat mencapai Rp200 miliar setiap hari."
Dia menambahkan puncak kebutuhan uang tunai ini pada masa sekarang atau dua pekan jelang lebaran. Biasanya, kebutuhan uang tunai meningkat bertepatan dengan pembayaran gaji, THR, dan penyediaan kas untuk pengisian ATM.
Selama libur Lebaran, pihaknya tetap mengoperasikan sejumlah kantor
cabang secara bergilir. "Pengoperasian kantor cabang ini merupakan
komitmen kami untuk terus melayani nasabah."
Jelang Lebaran ini, Bank Mandiri memberlakukan sejumlah promo yang bisa dimanfaatkan nasabahnya di 1.443 merchant. "Nasabah bisa menggunakan QRIS di channel Livin by Mandiri untuk kategori kuliner, fashion, dan wisata," tandasnya. (N-2)
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
Dalam ajang ini, Bank Mandiri memberi dukungan sebagai official bank partner.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved