Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN masyarakat akan uang tunai dipastikan meningkat setiap momentum Lebaran. Tak terkecuali pada tahun ini yang diprediksi
akan dibanjiri pemudik yang membutuhkan uang tunai.
CEO Bank Mandiri wilayah Jawa Barat, Wisnu Trihanggodo, mengatakan,
pihaknya menyiapkan uang tunai sebanyak Rp6,6 triliun untuk
mengantisipasi kebutuhan warga pada Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut
akan disebar di 1.207 ATM di seluruh areanya.
"Dari jumlah itu, Rp535 miliarnya berupa uang baru untuk keperluan
nasabah," katanya di Bandung, Selasa (19/4).
Dibanding Lebaran tahun lalu, menurutnya jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun ini meningkat 13%, sedangkan jumlah uang baru meningkat 23,8%.
Peningkatan ini, kata dia, sejalan dengan langkah pemerintah yang
membolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada lebaran kali
ini. "Kebutuhan uang tunai untuk ATM di Jawa Barat mencapai Rp200 miliar setiap hari."
Dia menambahkan puncak kebutuhan uang tunai ini pada masa sekarang atau dua pekan jelang lebaran. Biasanya, kebutuhan uang tunai meningkat bertepatan dengan pembayaran gaji, THR, dan penyediaan kas untuk pengisian ATM.
Selama libur Lebaran, pihaknya tetap mengoperasikan sejumlah kantor
cabang secara bergilir. "Pengoperasian kantor cabang ini merupakan
komitmen kami untuk terus melayani nasabah."
Jelang Lebaran ini, Bank Mandiri memberlakukan sejumlah promo yang bisa dimanfaatkan nasabahnya di 1.443 merchant. "Nasabah bisa menggunakan QRIS di channel Livin by Mandiri untuk kategori kuliner, fashion, dan wisata," tandasnya. (N-2)
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun.
Adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari 91% pembukaan rekening yang kini telah dilakukan melalui Livin’ by Mandiri.
Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel.
Promo ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembayaran digital dan menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved