Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK minyak goreng di Jawa Tengah mencukupi untuk kebutuhan hingga tiga bulan ke depan, karena hingga saat ini masih tersedia baik di produsen maupun distributor mencapai 108 ribu ton sedangkan kebutuhan rata-rata 36 ribu ton per bulan.
Kepala Polda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Selasa (29/3), bersama pejabat utama Forkopimda Kota Semarang dan Tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat dari mulai pabrik minyak goreng, grosir dan sejumlah pasar untuk mengecek secara langsung ketersediaan minyak goreng di provinsi ini.
Berdasarkan sidak tersebut, diketahui ketersediaan bahan pokok terutama minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Jawa Tengah hingga tiga bulan ke depan, sehingga diharapkan warga tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan akibat kekurangan stok minyak goreng.
"Berdasarkan perhitungan kebutuhan minyak goreng di Jawa Tengah adalah 36 ribu ton per bulan, sedangkan saat ini jumlah stok yang ada sebanyak 109 ribu ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan," kata Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi.
Ketersediaan stok minyak goreng tersebut, lanjut Ahmad Luthfi, diperoleh dari satu produsen minyak goreng, empat distributor besar dan 118 distributor yang ada di Jawa Tengah. Untuk memastikan ketersediaan minyak goreng tersebut, pihaknya langsung melakukan pengecekan di sejumlah tempat dari mulai pabrik hingga pedagang.
Baca juga: Ini Rekomendasi KPPU ke Pemerintah Soal Kebijakan Minyak Goreng
Dari pengecekan itu juga, ungkap Ahmad Luthfi, tidak ditemukan adanya penyimpangan sesuai yang dikhawatirkan karena semua telah sesuai dengan mekanisme yang ada.
"Warga tidak perlu khawatir terjadinya kekurangan, pengecekan ini sebagai langkah untuk melihat secara langsung ketersediaan minyak goreng pada saat Ramadan dan lebaran," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan jumlah minyak goreng Indonesia secara perhitungan cukup melimpah, sebagai salah satu produsen terbesar maka mengherankan jika terjadi kelangkaan.
"Jika kita hitung, sejak Desember lalu kita lakukan operasi pasar, seharusnya persoalan minyak goreng sudah selesai," ujar Ganjar Pranowo.
Setelah pemerintah mencabut harga eceran tertinggi (HET), lanjut Ganjar Pranowo, jumlah stok minyak goreng melimpah di pasaran. Berdasarkan data, jumlah minyak goreng kemasan dengan harga Rp23.000 per liter mencapai 575.064 liter, sedangkan kebutuhan yang ada adalah 458.064 liter sehingga terjadi surplus.
"Kondisi ini berbeda dengan minyak goreng curah hampir setiap daerah kosong, sehingga harus dilakukan terobosan tertentu," tutur Ganjar.(OL-5)
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved