Sabtu 26 Maret 2022, 15:30 WIB

Jembatan Gantung Roboh, Puluhan Pelajar SMP Ciamis Tercebur Sungai

Kristiadi | Nusantara
Jembatan Gantung Roboh, Puluhan Pelajar SMP Ciamis Tercebur Sungai

MI/Kristiadi.
Jembatan gantung roboh.

 

JEMBATAN gantung sepanjang 33 meter yang berada di Kampung Turalak, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, roboh. Kejadian itu terjadi Jumat (25/3) hingga mengakibatkan puluhan siswa pelajar SMP Al Huda Turalak tercebur sungai Cileueur dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas.

Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al Huda Turalak, Ahmad Solihin, mengatakan puluhan siswa kelas 7 berencana mengikuti acara botram (makan bersama) seusai qitab sambil munggahan di bibir Sungai Cileueur. Namun ketika melintas dan sebagian melakukan selfie tiba-tiba saja jembatan roboh.

"Saya tidak mengetahui persis jumlah santri di atas jembatan tersebut. Meski jumlahnya ada 60 santri siswa kelas 7 tidak semua ikut ke lokasi kejadian dan mereka beruntung masih selamat. Akan tetapi, semua siswa memang mengalami luka-luka lebam pada bagian kaki dan tangan setelah terbentur bebatuan," katanya, Sabtu (26/3/2022).

Ketua Ponpes Al Huda Turalak KH Asep mengatakan musibah ini menjadi pembelajaran bagi semua dan mereka sudah memberikan arahan agar pengurus ponpes agar lebih hati-hati dan koordinasi ketika akan melakukan kegiatan di luar. "Kami tidak akan menyalahkan siapa pun tetapi kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Yang penting pihak pemerintah desa juga segera memperbaiki jembatan dengan kontruksi yang lebih kuat supaya tidak ada lagi warga menjadi korban di kemudian hari. Siswa saat ini tengah ditangani puskesmas termasuk ada sebagian dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Kepala Desa Sukamaju, Dede Rahman mengungkapkan, jembatan gantung masih dalam proses pengerjaan dan sumber dana pembangunan dari alokasi dana bantuan Pemerintah Provinsi Jabar 2021 senilai Rp319 juta. Pembangunan tersebut masih dalam pengerjakan dan belum diuji coba karena memiliki panjang 33, tinggi 3, dan lebar 1,5 meter. 

Baca juga: Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Tangkuban Parahu

"Jembatan gantung tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan belum diuji terkait bobot kekuatan. Kami dari pemerintah desa akan bertanggung jawab, terutama memperbaiki kembali jembatan, dan memang belum bisa dilintasi karena proses pekerjaan juga masih belum selesai," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Andreas Fitri

Gubernur DIY Terima Bintang Tanda Jasa dari Kaisar Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:10 WIB
Tanda jasa itu diserahkan oleh Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji kepada Sri Sultan, disaksikan GKR Hemas bersama...
Dok. Pribadi

Legislator : Puncak Jaya Harus Masuk DOB Papua Pegunungan Tengah, Bukan Papua Tengah

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:52 WIB
Agus menegaskan keputusan tersebut tidak tepat karena secara rentang kendali dan kemudahan akses, Kabupaten Puncak Jaya lebih tepat masuk...
ANTARA

1.400 Sapi Di Kuningan Telah Divaksin PMK

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:05 WIB
RIBUAN sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mendapatkan vaksinasi untuk pencegahan penyakit mulut dan kaki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya