Senin 21 Maret 2022, 12:55 WIB

Tiga Perusahaan Sawit EAS Group Raih Sertifikat ISPO

Denny Susanto | Nusantara
Tiga Perusahaan Sawit EAS Group Raih Sertifikat ISPO

MI/Denny Susanto
Eshan Agro Sentosa (EAS) Group yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Selatan meraih sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

 

TIGA perusahaan kelapa sawit unit usaha Eshan Agro Sentosa (EAS) Group yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Selatan meraih sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Pemerintah Provinsi Kalsel mendorong agar semua perusahaan perkebunan kelapa sawit memenuhi persyaratan sertifikat ISPO.

Tiga unit usaha EAS Grup yang memperoleh sertifikat ISPO dari dua lembaga sertifikasi Internasional yakni Bureau Veritas (BV) dan TSI Internasional yaitu PT Adisurya Cipta Lestari, PT Batulicin Agro Sentosa dan PT Kodeco Agrojaya Mandiri.

Penyerahan sertifikat ISPO diberikan langsung oleh Direktur lembaga sertifikasi BV dan TSI, Senin (21/3)  dan dihadiri langsung OLEH Gubernur Kalsel, Bupati Tanah Bumbu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) serta CEO Jhonlin Group dan EAS Group.

CEO EAS Group, Bambang Aria Wisena menerangkan tiga perusahaan yang berhasil meraih sertifikat ISPO adalah anak usaha EAS Group member of Jhonlin Group, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang budidaya perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit telah mendapatkan sertifikat ISPO  berdasarkan Permentan No 38 Tahun 2020.

"Diraihnya sertifikat ISPO, menunjukkan komitmen perusahaan dalam kegiatan usaha telah menerapkan secara konsisten sistem tata kelola berkelanjutan dengan konsep 3P (People, Planet, Profit) dan transparan. serta menetapkan sistem ketelusuran rantai pasokan (supply chain) pada TBS yang dihasilkan dari kebun inti, plasma, mitra dan pekebun swadaya," kata Bambang.

Lebih jauh dikatakannya implementasi komitmen diaplikasikan pada setiap individu mulai dari top manajemen hingga staf dan personel lapangan dengan benar dan bertanggung jawab.

"EAS Group meraih sertifikat ISPO sebagai komitmen terhadap produksi minyak sawit berkelanjutan sekaligus untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia," lanjut Bambang.

baca juga: PT Jhonlin Bangun Pabrik Minyak Goreng di Tanah Bumbu

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menegaskan pihaknya mendorong agar semua perusahaan perkebunan kelapa sawit dapat meraih sertifikat ISPO sebagai suatu. Kewajiban dan bentuk komitmen perusahaan terhadap lingkungan, mutu dan daya saing produk di pasar global.

"Perkembangan sektor perkebunan kelapa sawit di Kalsel cukup menggembirakan, cerah dan menguntungkan. Namun juga harus memenuhi ketentuan agar tidak mengganggu ekosistem alami disekitarnya, serta harus memberdayakan masyarakat," tuturnya. (N-1)

Baca Juga

dok.pribadi

Tokoh Muda Papua: Jika Lukas Enembe Mangkir Lagi KPK Harus Tegas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:14 WIB
KETUA Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Apbsalom Yarisetouw mengatakan jika Gubernur Papua Lukas Enembe kembali mangkir lagi,...
Antara/Hendra Nurdiyansyah.

Kubah Lava Barat Daya Gunung Merapi Bertambah Tinggi Semeter

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 16:06 WIB
Kubah lava barat daya yang ada puncak Gunung Merapi bertambah tinggi hingga 1 meter. Sedangkan kubah lava yang ada di tengah, tidak...
MI/Gabriel Langga.

Pengusaha di Sikka Resah Ada Oknum Jual Nama Kapolda

👤Gabriella Langga 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 15:15 WIB
Dalam komunikasi tersebut, ia diminta segera mengirimkan kontribusi berupa uang di nomor rekening...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya