Minggu 20 Maret 2022, 21:10 WIB

Akademisi Mendukung Pembedaan Harga Minyak Goreng

Bayu Anggoro | Nusantara
Akademisi Mendukung Pembedaan Harga Minyak Goreng

dok/pribadi
Guru Besar Institut Pertanian Bogor Dwi Andreas Santosa

 

 

LANGKAH pemerintah yang melepas harga minyak goreng kemasan
sesuai kondisi pasar dinilai tepat. Selain tidak menyeragamkan harga,
inipun dinilai mampu mengembalikan ketersediaan produk tersebut.

Guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa,
menjelaskan, penyeragaman harga minya goreng bukan keputusan yang tepat. Sebab, hal ini akan menyamakan masyarakat kurang mampu dengan
yang memiliki kemampuan lebih.

Akibatnya, menurut dia, kelangkaan minyak goreng yang sempat terjadi
akhir-akhir ini tidak bisa dihindari. "Itu membuat gaduh di
masyarakat," katanya, Minggu (20/3).

Padahal, kata dia, masyarakat yang mampu seharusnya diberi pilihan untuk membeli minyak goreng dengan harga yang bervariasi. "Jangan diseragamkan harganya," kata dia.

Oleh karena itu, dia menilai tepat adanya kebebasan pasar dalam
menentukan harga minyak goreng kemasan. "Jangan samakan beban membeli
minyak goreng antara yang kurang mampu dengan yang mampu," ujarnya.

Dia pun menilai tepat adanya penerapan harga eceran tertinggi (HET)
minyak goreng curah. Ini akan melindungi masyarakat kurang mampu dari permainan harga yang tidak sehat.

"Kalau sekarang kan minyak goreng jadi ada, tidak membuat gaduh di
masyarakat. Distribusinya lancar lagi, tersampaikan dengan baik,"
ujarnya.

Lebih lanjut, dia meminta pemerintah memiliki rencana strategis yang
baik terkait penyediaan kebutuhan tersebut. "Karena kalau tak dilakukan, khawatir kelangkaan terulang lagi," katanya. (N-2)

Baca Juga

MI/Lina Herlina

Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:11 WIB
Lewat kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Hasil Lab BBVeteriner Maros Pastikan Kematian Sapi di Sulsel Negatif Antraks

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:08 WIB
Cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan ternak dapat dehidrasi di area...
Dok Kementan

Bawang Merah di Jayapura Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 06:30 WIB
Bawang merah antar pulau diambil dengan harga Rp6 ribu-Rp 70 ribu/kg namun kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya